TAK STERIL, STASIUN GUMILIR DITUTUP UNTUK PENUMPANG

Selasa, 28 Juli 2015 14:06:12 - oleh : arin_bercahaya

CILACAP. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mulai 1 Agustus 2015 akhirnya menutup Stasiun Gumilir Cilacap dari aktifitas keberangkatan penumpang. Keputusan ini dilakukan karena stasiun tersebut yang dinilai sudah tidak steril, rawan dengan aksi kejahatan dan penumpang gelap.

KA Purwojaya jurusan Cilacap - Gambir yang semula selalu berhenti di Stasiun Gumilir setelah melaju dari Stasiun Cilacap, polanya dirubah tanpa berhenti di Gumilir. "Perubahan ini diambil dengan pertimbangan faktor keamanan dan ketertiban operasional kereta api. Intinya, stasiun Gumilir kondisinya tidak steril dan juga tidak dilengkapi pintu boarding, sehingga tidak memenuhi syarat untuk stasiun penumpang" tegas Corporate Communication PT KAI Daop 5 Purwokerto Manager,Surono.

Dikatakan, sejumlah kasus selama ini terjadi di Stasiun Gumilir. Diantaranya, beberapa kali terjadi adanya penumpang KA Purwojaya yang naik dari Gumilir karena untuk menghindari ketatnya boarding di stasiun Cilacap. "Biasanya penumpang yang tiketnya bermasalah (tidak sesuai ID) atau membawa barang yang dilarang dalam kereta api, naik dari Stasiun Gumilir" ungkap dia.

Selain penumpang bermasalah, juga beberapa kali terjadi pengantar ikut naik kedalam kereta dan terbawa kereta yang berangkat dari Stasiun Gumilir. Karena tidak steril dan tidak dilengkapi boarding, pengantar bisa ikut menerobos masuk mengantar sampai kedalam kereta. Hal ini dinilai sangat berbahaya, apalagi jika pengantar yang terbawa mencoba turun dalam kondisi kereta api yang sudah bergerak berangkat.

Selain itu, kemungkinan adanya penumpang gelap dengan niat jahat yang mengincar barang- barang penumpang juga menjadi pertimbangan serius PT KAI Daop 5. Sehingga langkah untuk tidak lagi memberhentikan KA Purwojaya di stasiun Gumilir ini diambil. "Mulai 1 Agustus 2015, sesuai tiket, semua penumpang harus naik dari Stasiun Cilacap dan tanpa berhenti di Stasiun Gumilir" tambahnya. (Arin).

 

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya