BUDIDAYA LELE KESUGIHAN PROSPEKTIF

Rabu, 15 Maret 2017 15:57:45 - oleh : dony


CILACAP - Meningkatnya permintaan benih lele dari sejumlah pembesar di Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, membuat pembenih lele di Kecamatan Kesugihan meningkatkan produksinya. Penyuluh Perikanan Kecamatan Kesugihan, Slamet Riyadi A.Md, beberapa waktu lalu menjelaskan, saat ini pembudidaya pembesaran lele di Kesugihan dan sekitarnya terus bertambah. Bahkan pembenih lele di kecamatan tersebut mulai menerima permintaan benih dari luar daerah. Di Kecamatan Kesugihan, budidaya pembesaran ikan lele sendiri hampir merata di setiap desa, baik yang dikembangkan oleh perorangan maupun kelompok pembudidaya ikan. Sentranya sendiri berada di Desa Kesugihan, Kesugihan Kidul, dan Desa Menganti. Namun tingginya pertumbuhan jumlah pembudidaya pembesaran ikan lele, belum diimbangi perkembangan jumlah pembenih. Sebab pembenihan membutuhkan teknik khusus dan dukungan teknologi, dan ketekunan pembudidayanya. Saat ini di Kecamatan Kesugihan, baru ada 11 orang pembudidaya pembenihan ikan lele. Masing masing berasal dari Desa Kesugihan sebanyak empat orang, Desa Karangjengkol satu orang, Desa Kuripan dua orang, dan Desa Kesugihan Kodil tiga orang. Menurut Slamet, budidaya pembenihan sebenarnya lebih menguntungkan dibandingkan dengan pembesaran. Sebab, pembudidaya tidak dibebani dengan biaya kebutuhan pakan yang cukup besar. Berdasarkan data pada Dinas Perikanan Cilacap, perkembangan perikanan budidaya jauh lebih menjanjikan dibanding perikanan tangkap. Produktivitas budidaya lele di Cilacap, rata-rata mampu menghasilkan 840 ton per tahun. Kepala Dinas Perikanan Cilacap, Ir. Sujito, M.Si menjelaskan, pihaknya akan terus mendorong masyarakat kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) mengenai cara budidaya perikanan darat yang benar.(don)


Foto : Ilustrasi

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya