75 ANGKATAN KERJA MUDA BIDANG TIK IKUTI SERTIFIKASI KOMPETENSI NASIONAL

Kamis, 18 Mei 2017 12:41:17 - oleh : dony


CILACAP - Sebanyak 75 angkatan kerja muda dari wilayah eks Karesidenan Banyumas mengikuti Sertifikasi Kompeteni Nasional, berbasis Standar Kompeteni Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika, Kamis (18/5/2017). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Literasi dan Profesi SDM Informatrika, Kementerian Kominfo RI, bekerjasama dengan LSP Informatika dan Dinas Kominfo Kabupaten Cilacap, di Atrium Premiere Hotel Cilacap. Para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan selama tiga hari hingga Sabtu (20/5/2017), dan dibebaskan untuk memilih sertifikasi yang ingin diperoleh, khususnya untuk keahlian Programmer dan Network Administrator.


Kepala Pusbang Literasi Profesi SDM Informatika, Dr. Ir. Hedi M. Idris, M.Sc menjelaskan, fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Nasional berbasis SKKNI bertujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan SMK, DI, DII, dan DIII bidang TIK yang berprestasi, untuk memperoleh sertifikat kompetensi. Sasaran kegiatan ini adalah terwujudnya SDM angkatan kerja muda bidang TIK yang berkompeten, dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pekerjaan. Hedi menambahkan, kegiatan fasilitasi sertifikasi telah dilaksanakan sejaak tahun 2008. Dan untuk tahun 2017, pihaknya akan melaksanakan kegiatan serupa sebanyak 41 kali.


Sejauh ini Pusbang Literasi Profesi SDM Informatika Kementerian Kominfo, telah mensertifikasi sekitar 10 ribu angkatan kerja muda. Adapun target keseluruhan untuk tahun 2017, diharapkan sekitar 12 ribuan angkatan kerja muda telah bersertifikat. Untuk kegiatan di Cilacap, penjelasan pelaksanaan uji kompetensi disampaikaan oleh Kabid Sertifikasi LSP Informatika, Alban Rubhasyi. Sedangkan pre assesment dan uji kompetensi, para peserta akan dipandu oleh Tim Assesor sebanyak 6 orang. Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Drs. M. Wijaya, MM mengatakan teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu infrastruktur penting abad ini. Oleh karena itu dibutuhkan SDM yang berkompeten untuk membangun dan memposisikan TIK dalam konteks infrastruktur.(don)


Foto : Kepala Pusbang Literasi Profesi SDM Informatika, Dr. Ir. Hedi M. Idris, M.Sc (dok)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya