DPRD DORONG PEMKAB CILACAP PERKUAT KERJASAMA PENGEMBANGAN WISATA

Kamis, 13 Juli 2017 15:38:38 - oleh : dony


CILACAP - Komisi B DPRD Cilacap meminta Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk memaksimalkan kerjasama dengan institusi yang berwenang dalam status kepemilikan lahan, pada sejumlah obyek wisata unggulan Cilacap. Hal ini perlu dilakukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata yang ada untuk menarik kunjungan masyarakat, sehingga mendongkrak PAD dari sektor ini. Ketua Komisi B DPRD Cilacap Kamaludin mengatakan, Pemkab Cilacap perlu mengkaji dan mendalami perjanjian kerjasama antara eksekutif dengan institusi lain, dalam hal ini TNI dan Perhutani. Sebab sejumlah obyek wisata unggulan Cilacap, berada pada lahan dibawah wewenang dua institusi tersebut.


“Potensi wisata di Kabupaten Cilacap sebenarnya sangat besar. Oleh karena itu diperlukan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif, untuk membangun destinasi pariwisata yang dapat dijadikan magnet bagi wisatawan”, katanya.


Menurut Kamaludin, Pemkab Cilacap semestinya tidak hanya fokus pada pengembangan wisata telah ada, tetapi juga berinovasi untuk menciptakan destinasi baru, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Sejauh ini baru Pemandian Air Panas Cipari yang menjadi obyek wisata dibawah wewenang penuh Pemkab Cilacap. Padahal banyak sisi lain di wilayah Cilacap bagian barat yang belum tergali, antara lain situs purbakala Gunung Padang di Desa Salebu Kecamatan Majenang. Atas fakta ini, pihaknya senantiasa mendorong Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata untuk menggali potensi wisata yang ada, baik wisata alam maupun religi.


“Kami senantiasa mendorong Pemkab Cilacap untuk terus menggali potensi wisata, karena Cilacap merupakan daerah yang kaya, termasuk sumber daya alam untuk pengembangan wisata”, tambahnya.


Sementara itu Kepala Disporapar Cilacap, Murniyah menjelaskan, tahun ini sebagian anggran pembangunan pariwisata mulai diarahkan ke wilayah Cilacap barat. Sebab wilayah tersebut menjadi wewenang penuh Pemkab Cilacap, dan diharapkan penataannya akan melangkah ke aspek teknis pada tahun anggaran 2018. Sejauh ini sejumlah kegiatan bahkan telah dilaksanakan, untuk menyemarakkan obyek wisata di wilayah itu. Seperti event pagelaran musik, seni budaya, dan kegiatan lain, yang pelaksanaannya melibatkan pihak ketiga dan masyarakat.(don)


Foto : Ilustrasi

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya