ATASI KEKERINGAN, PEMPROV JATENG SALURKAN 100 TANGKI AIR BERSIH

Senin, 25 September 2017 13:33:30 - oleh : dony


CILACAP - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan 100 tangki air bersih, untuk mengatasi krisis air di Kabupaten Cilacap. Bantuan tersebut akan disalurkan untuk 24 desa di 10 kecamatan terdampak, yang mekaanismenya diatur oleh Badan Penanggulangaan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, di Desa Karangkemiri Kecamatan Jeruklegi, Sabtu (23/9/2017) kemarin.


Heru menjelaskan, secara umum seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki wilayah rawan kekeringan saat kemarau. Berdasarkan inventarisasi BPBD Provinsi Jawa Tengah, dari 35 kabupaten kota ada 25 wilayah yang tahun ini mengalami krisis air bersih. Bantuan dari Pemprov Jateng, menurut Heru tidak akan dapat mengatasi krisis air bersih yang kerap terjadi. Sehingga pihaknya mendorong warga masyarakat untuk melakukan sejumlah upaya, agar dampak kekeringan dapat diminimalisir.


“Penyaluran bantuan ini sifatnya emergency, wujud kepedulian kita. Tapi tetap kami menganjurkan ada upaya berkelanjutan”, kata Wagub.


Beberapa upaya yang dilakukan Pemprov Jateng, misalnya program Pembangunan 1.000 embung. Tahun ini, menurut Heru setidaknya telah dibangun sekitar 200-an embung di sejumlah wilayah. Di sisi lain, masyarakat dapat berpartisipasi dengan membuat sumur resapan air hujan atau biopori di wilayah permukiman. Sumur resapan ini berguna untuk  menjaga cadangan dan kualitas air tanah agar terjaga dengan baik. Dalam skala yang lebih luas dapat pula memperbaiki kualitas lingkungan sekitar. 


“Di permukiman itu, tiap rumah setidaknya membuat sumur resapan. Memang manfaatnya tidak dirasakan seketika, dan baru terasa pada jangka panjang dalam skala luas. Sehingga langkah semacam ini perlu digerakkan”, tambah Wagub. 


Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Akhmad Edi Susanto mengungkapkan, di Cilacap saat ini ada 89 desa di 14 kecamatan yang mengalami kekeringan. Adapun dampaki terparah dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Kawunganten dan Patimuan. Adapun untuk Desa Karangkemiri Kecamatan Jeruklegi, dari jumlah penduduk 5.034 jiwa, 617 KK diantaranya terdampak kekeringan. Sejauh ini Pemkab Cilacap melalui BPBD telah menyalurkan 155 tangki air bersih untuk 31 desa di 10 kecamatan.


“Ini akan terus dilakukan sampai musim hujan tiba, sehingga kebutuhan  masyarakat akan air tercukupi. Kami juga mendorong perusahaan baik BUMN/BUMD maupun swasta melalui  program CSR-nya untuk membantu menyalurkan air bersih”, kata Wabup.(don)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya