DESA MRENEK DIPROYEKSIKAN MENJADI DESA MANDIRI BENIH

Selasa, 10 Oktober 2017 13:06:23 - oleh : dony


CILACAP - Ketersediaan benih unggul bersertifikat di Kabupaten Cilacap masih sangat minim. Dengan luas lahan tanam hampir mencapai 160 ribuan hektar, ketersediaan benih bersertifikat baru sekitar 30 persen. Demikian juga kelompok tani penangkar benih di Cilacap masih terbatas.


“Untuk itu Pemkab Cilacap mendorong pengembangan desa mandiri benih di Desa Mrenek, Kecamatan Maos. Sehingga dapat mencukupi benih tidak hanya untuk desa itu sendiri, tetapi seluruh Kabupaten Cilacap”, kata Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Gunawan.


Proyeksi pengembangan Desa Mandiri Benih di Desa Mrenek, Maos ini, masuk dalam program One Village One Product (OVOP) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Sebab sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Tengah, Cilacap membutuhkan ketersediaan benih yang memadai. Dengan demikian, harapannya seluruh petani di Cilacap dapat menggunakan benih berlabel untuk meningkatkaan mutu hasil pertanian.


“Selain itu juga untuk meminimalisir penggunaan benih dari padi hasil panen sebelumnya, sehingga provitas benih tetap terjaga”, tambahnya.


Nantinya benih di Desa Mrenek akan melalui sejumlah tahap pengujian. Benih yang lolos uji akan disertifikasi dan diberi label. Adapun lembaga yang berwenang mensertifikasi yakni Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Jawa Tengah. Lembaga ini juga bekerjasama dengan pihak swasta yang diberi wewenang untuk memberikan sertifikasi, seperti PT. Sang Hyang Seri.


“Masa berlaku benih berlabel ini 6 bulan. Selanjutnya nanti dapat diuji ulang dan digunakan apabila hasilnya memenuhi syarat. Sebaliknya jika sudah tidak layak, benih sebaiknya tidak digunakan”, katanya.


Gunawan menambahkan selama ini persoalan kelangkaan benih kerap menghambat petani, sehingga menyebabkan keterlambatan tanam. Sehingga pengembangan program Desa Mandiri Benih nantinya semakin mempermudah petani mendapatkan benih. Pihaknya juga akan mendorong pembentukan kelompok-kelompok penangkar benih, untuk mengembangkan jenis unggul yang sesuai untuk wilayah Cilacap.(don)


Foto : Ilustrasi

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya