LAYANAN RSUD UNTUK PASIEN BPJS PERLU DIOPTIMALKAN

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:55:05 - oleh : dony


CILACAP - Layanan RSUD Cilacap yang terintegrasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), masih perlu dioptimalkan. Terutama perhitungan biaya yang harus ditanggung peserta BPJS. Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Cilacap, Awaluddin Muri menjelaskan, keluhan semacam ini lazim dilontarkan oleh pasien atau peserta jaminan kesehatan yang naik kelas. Sebab mereka setidaknya harus menunggu 3 bulan, untuk mengetahui selisih biaya yang harus ditanggung peserta.


“Yang bermasalah biasanya pasien yang naik kelas, otomatis dalam perhitungannya sedikit rumit. Kami akan perbaiki, mungkin melalui studi banding ke RS yang dapat memberikan pelayanan cepat”, katanya.


Dijelaskan, pada kondisi tertentu BPJS Kesehatan tidak dapat menanggung seluruh biaya yang dikeluarkan rumah sakit. Misalnya penggunaan beberapa jenis obat, yang tidak masuk dalam daftar obat tanggungan BPJS. Demikian juga bila pasien atau peserta jaminan kesehatan ingin dirawat di kelas perawatan yang lebih bagus, maka ada selisih biaya yang dibebankan kepada pasien.


Awaluddin mengakui, pihaknya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan perhitungan tersebut. Oleh karena itu pihaknya akan memperbaiki sistem jaringan, dan SDM pengelolanya, agar kedepan pelayanan di RSUD Cilacap semakin prima. Di sisi lain ada beberapa faktor yang dapat mendukung kecepatan layanan pasien BPJS, antara lain bagaimana agar dokter dapat memberikan diagnosa cepat. 


“Padahal untuk dapat segera di coding sesuai layanan BPJS nanti penambahannya berapa, ini harus ada diagnosa dokter dulu. Kemudian bagaimana sistemnya dan sebagainya”, tambahnya.


Awaluddin menambahkan, hal lain yang perlu ditegaskan yakni pemahaman masyarakat terhadap alur layanan BPJS di rumah sakit. Sebab lebih dari tiga tahun BPJS Kesehatan berjalan sejak Januari 2014, masih banyak masyarakat yang belum paham alur pelayanan. Pasien BPJS Kesehatan harus menjalani pengobatan secara bertahap, mulai fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga tingkat lanjut. Agar bisa dilayani di rumah sakit, pasien mesti membawa rujukan dari puskesmas.(don)


Foto : Ilustrasi

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya