DIRJEN MIGAS KEMENTERIAN ESDM TINJAU KILANG RU IV

Jum`at, 10 November 2017 16:45:09 - oleh : arin_bercahaya


CILACAP-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang diwakilkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial melakukan kunjungan kerja ke Cilacap,Jumat (10/11). Kunjungan kerja ke Cilacap tersebut dimaksudkan, untuk meninjau RU IV dan Terminal Transit Lomanis serta membagikan paket perdana konverter kit (konkit) gratis untuk nelayan kecil .


Kunjungan Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial jumat pagi diawali dengan meninjau kilang RU IV Cilacap dan Terminal Transit Lomanis.
Usai peninajuan kilang Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial saat ditemui  menjelaskan, bahwa RU IV Cilacap merupakan kilang terbesar di Indonesia dengan produksi sebesar 348 ribu barel per hari. RU IV Cilacap juga termasuk dalam salah satu proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) Pertamina, yang ditargetkan rampung dan dapat beroperasi pada tahun 2024. RDMP RU IV Cilacap dapat meningkatkan kapasitas produksi dari semula 348 ribu barel per hari menjadi 400 ribu barel per hari.



Dalam rangka mendukung ketahanan energi, saat ini RU IV Cilacap telah mengoperasikan kilang RFCC (Residu Fluid Catalitic Cracking) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi BBM, khususnya untuk menghasilkan BBM jenis bensin RON 92 sebesar 37,5 MBSD, dan meningkatkan produksi LPG dari 440 ton per hari menjadi 950 ton per hari .



Pada kesempatan tersebut Ego Syahrial menyampaikan, atas nama Menteri ESDM menyapaikan terimakasih atas dukungan Pertamina dalam penyediaan BBM dan mengapresiasi upaya Pertamina dalam meningkatkan kapasitas dan mutu. Apresiasi besar juga kami berikan karena komitmen Pertamina untuk menuju penyediaan BBM yang lebih baik .

Sementara itu, SVP Non Fuel Marketing Pertamina Basuki Trikora Putra, dalam acara dimaksud menyampaikan bahwa Pertamina terus mendukung program Pemerintah, dan memberikan upaya terbaik dalam setiap penugasan yang diberikan oleh Pemerintah termasuk program konversi BBM ke BBG kepada nelayan serta mewujudkan swasembada BBM di Indonesia.



Distribusi Paket Perdana LPG 3 KG kepada nelayan kecil di Cilacap merupakan bentuk dukungan Perpres No 126/2015 tentang Penyediaan, dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan Bagi Nelayan Kecil.  Selain itu, tujuan dari pengembangan dan pembangunan kilang minyak adalah agar nantinya, Pertamina bisa mewujudkan swasembada BBM seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah Jokowi-JK dalam Nawacita.(Arin).

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya