TOLAK EKSPLOITASI NUSAKAMBANGAN, KMPA IGHOPALA KEMBALI UNJUK RASA

Rabu, 6 Desember 2017 12:28:43 - oleh : dony


CILACAP - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Pencinta Alam Imam Ghazali Pecinta Alam (KMPA Ighopala) menggelar unjuk rasa menolak eksploitasi sumber daya alam di Pulau Nusakambangan, Rabu (6/12/2017). Aksi ini merupakan yang kesekian kali dilakukan, karena belum ada respon dari pemangku kebijakan dan pihak terkait menanggapi tuntutan tersebut.


Massa berkumpul di Taman Zebra, Jalan Jenderal Sudirman Cilacap. Selanjutnya dengan membentangkan spanduk dan berbagai poster, mereka melakukan long march menuju kantor DPRD Cilacap yang berjarak sekitar 500 meter. Di sana massa berorasi dan melakukan aksi teatrikal, dibawah pengawasan ketat petugas kepolisian dan Satpol PP. Massa juga mendesak bertemu pimpinan dan anggota DPRD untuk beraudiensi.


Koordinator aksi, Qitfirul Rizal Azis mengungkapkan, persoalan lingkungan hidup di Kabupaten Cilacap salah satunya dipengaruhi lemahnya fungsi pengawasan, hukum, tata kelola, dan kebijakan pemerintah. Di sisi lain kekayaan alam Cilacap merupakan magnet bagi investor sehingga beramai-ramai mendirikan industri yang mengeksplorasi sumber daya alam. 


“Industrialisasi berbasis sumber daya alam mengakibatkan krisis lingkungan hidup, dan masyarakat Cilacap hanya menuai dampak buruk akibat korporasi tersebut”, katanya.


Rizal menambahkan, Nusakambangan merupakan benteng bagi masyarakat Cilacap dari hantaman gelombang laut selatan. Pada 2006, pulau tersebut bahkan menjadi tameng kota Cilacap dari terjangan tsunami yang dampaknya cukup terasa di Kabupaten Pangandaran. Oleh karena itu KMPA Ighopala meminta izin ekspolitasi sumber daya alam di pulau tersebut ditinjau ulang.(don)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya