PERTAMINA SERAHKAN BANTUAN LISTRIK BERTEKNOLOGI HEOP

Kamis, 8 Februari 2018 15:49:17 - oleh : dony


CILACAP - Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman meresmikan pengoperasian kincir angin berteknologi Hybird Energy One Pole (HEOP) sebagai pembangkit listrik untuk penerangan di Dusun Bondan Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut, Kamis (8/2). Peresemian dihadiri GM Pertamina RU IV Cilacap, Dadi Sugiana, Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK), pejabat Setda, perwakilan OPD, Forkopimcam, serta undangan lainnya.


“Atas nama pribadi dan Pemkab Cilacap mengucapkan terimakasih pada PT Pertamina RU IV Cilacap atas kepeduliannya pada masyarakat Dusun Bondan, melalui pembangunan jaringan listrik dengan memanfaatkan sumber daya lokal berupa teknologi HEOP”, kata Syamsul saat membacakan sambutan Bupati Cilacap.


Syamsul berharap langkah ini membuat beberapa wilayah di Dusun Bondan yang semula belum teraliri listrik dapat memanfaatkan energi listrik mandiri. Selama ini Pemkab Cilacap terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi, dengan memperluas jangkauan aliran listrik. Namun dengan berbagai kendala dan keterbatasan, ada beberapa wilayah di Cilacap yang belum dapat menikmati layanan listrik.


“Perlu saya ingatkan agar dalam penggunaan energi listrik sesuai kebutuhan. Jangan sampai dengan adanya jaringan listrik saat ini, penggunaannya tidak terkontrol”, tambahnya.


GM Pertamina RU IV Cilacap Dadi Sugiana mengatakan, ada 15 unit kincir angin berteknologi HEOP yang tersebar di Dusun Bondan Desa Ujung Alang, Kampung Laut. Untuk membangun seluruh unit kincir angin tersebut, pihaknya mengalokasikan anggaran sekitar Rp 350 juta dari dana CSR. Teknologi ini, menurut Dadi sangat cocok diterapkan pada daerah terluar dan terpencil di wilayah Indonesia, untuk memperoleh energi terbarukan.


“Pertamina sudah merubah visinya menjadi perusahaan energi kelas dunia. Tidak hanya bergerak di bidang pengolahan minyak, tapi kita melihat peluang untuk mengembangkan bisnis energi sangat luas, termasuk energi terbarukan”, jelasnya.


Sementara itu Camat Kampung Laut, Nurindra Wahyu Wibawa mengungkapkan, Kecamatan Kampung Laut menyimpan berbagai potensi, baik sumber daya alam, pariwisata, ekonomi, dan usaha kecil menengah. Dengan adanya infrastruktur pembangkit listrik kincir berteknologi HEOP, pihaknya berrahap potensi tersebut dapat dioptimalkan sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.


“Melalui program ini mudah-mudahan empat pilar kebijakan Bangga Mbangun Desa dapat berjalan ala Kampung Laut. Artinya kita memang perlu banyak inovasi, tapi tetap sesuai standar nasional”, ujarnya.


Dusun Bondan dipilih sebagai pengembangan pilot project pengembangan kincir angin ‘HEOP’ karena jaringan listrik PLN belum menjangkau wilayah itu. Satu unit kincir angin dapat memenuhi kebutuhan listrik untuk penerangan 2 – 3 rumah. Saat ini ada sekitar 54 rumah yang telah memanfaatkan energi listrik yang dibangkitkan melalui teknologi tersebut.(dony)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya