BAJAJ RESMI BEROPERASI DI CILACAP

Rabu, 6 Juni 2018 12:03:29 - oleh : dony


CILACAP – Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap resmi meluncurkan bajaj sebagai kendaraan umum dengan trayek khusus. Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Bupati Cilacap Tatto Supwarto Pamuji, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018, di Alun – Alun Cilacap, Rabu (6/6/2018).


“Gunanya untuk membantu masyarakat karena kendaraan ini dapat beroperasi di kawasan yang tidak terjangkau angkutan umum. Jadi ini masuk ke kawasan khusus”, kata Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.


Peluncuran bajaj ini merupakan momentum bagi Pemkab Cilacap untuk mereformasi tata kelola angkutan umum, agar masyarakat dapat terlayani dengan baik. Kedepan, angkutan umum yang sudah tidak layak operasi akan diremajakan, agar masyarakat tetap nyaman menggunakan kendaraan umum.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo menjelaskan, rencananya ada 28 unit bajaj yang akan beroperasi. Namun pada peluncuran perdana, baru 11 unit bajaj yang siap operasi. Sedangkan trayeknya akan dibagi dalam tiga zona.


Zona I yakni dari area Pasar Pelem Gading Limbangan hingga Karangkandri. Zona II mencakup area Pasar Pelem Gading hingga Pasar Saliwangi. Sedangkan zona III mencakup trayek Gumilir hingga Alun – Alun Cilacap. Berdasarkan kajian,  Cilacap setidaknya membutuhkan 200 unit bajaj untuk mengganti bentor.


“Jadi ini adalah pengganti bentor. Tarifnya menggunakan batas atas dan bawah, jadi nego saja. Angkutan kota dan taksi tetap ada, tentu dengan segmen yang berbeda”, kata Tulus.


Bersamaan dengan launching bajaj, Dishub Cilacap juga meresmikan operasional angkutan online. Taksi resmi bertanda stiker khusus dari Dinas Perhubungan. Ada 45 unit taksi online yang siap beroperasi, dan rencananya Cilacap akan menambah kuota lagi sebanyak 25 unit. Rinciannya 15 unit untuk wilayah Kroya, dan 10 unit di distrik Majenang.


“Kita selesai pertama kali se – Jawa Tengah, tapi yang dilaunching dulu Kota Semarang. Ada dua operator yakni Grab dan Gojek. Kita juga mengintegrasikan taksi online dan konvensional”, tambahnya.


Ketua Paguyuban Bajaj dan Bentor Cilacap, Trishandoyo mengaku, dirinya mantap beralih profesi menjadi pengemudi bajaj. Sebelumnya selama 5 tahun menjadi pengemudi becak motor (bentor), dirinya kerap was – was saat bekerja, karena kendaraan tersebut tidak memiliki izin.


“Karena faktor usia, kami sudah tidak kuat mengayuh becak dan saat diganti bentor tidak ada izinnya. Alhamdulillah sekarang sudah dapat bajaj yang berizin resmi”, ujarnya.


Bajaj yang akan beroperasi di Cilacap bermerk TVS dengan wara biru cerah. Kendaraan tersebut dibekali spesifikasi teknis mesin 4 langkah berkapasitas 200 cc dengan silinder tunggal. Bajaj dapat memuat tiga orang yakni satu sopir di depan, dengan dua penumpang di belakang.(dony/kominfo)


Foto : Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji bersama Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto naik Bajaj saat launching perdana di Alun Alun Cilacap, Rabu (6/6/2018)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya