PERTAMINA GELAR RAMAH TAMAH DENGAN NELAYAN CILACAP

Jum`at, 18 Januari 2019 15:12:01 - oleh : arin


CILACAP - General Manager Pertamina RU IV Cilacap mengadakan ramah tamah dengan Ketua Rukun Kelompok Nelayan Sekabupaten Cilacap, yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap dan Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo, di Hotel Griya Patra kamis(16/01).
Hadir pada kesempatan tersebut dari unsur Kesyahbandaran dan Operasional (KSOP) Kelas II Cilacap, Marine Region IV, HSE RU IV serta Comm, Rel & CSR RU IV.
General Manager Pertamina RU IV Cilacap Djoko Priyono, menyampaikan bahwa meski belum setahun menjadi General Manager di Pertamina RU IV namun jiwanya sudah melekat dengan Cilacap, karakter dan kebiasaan masyarakat, khususnya nelayan. Mengingat sejak tahun 1990, pria kelahiran kota Klaten ini sudah bekerja di Pertamina RU IV Cilacap dan sudah beberapa kali pindah tugas ke daerah lain. Sehingga diharapkan dengan pengalaman tersebut, kerjasama antara Pertamina RU IV dengan Nelayan yang sudah terjalin dengan baik, akan semakin meningkat.
Sejalan dengan GM RU IV, Ketua HNSI Cilacap, Sarjono mengatakan jika didasari dengan hati, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Termasuk dalam membangun kebersamaan antara Pertamina dan kaum Nelayan. "Apabila dilandasi dengan hati serta pemikiran yang sehat, seberat apapun masalah pasti bisa dirampungkan" .katanya.
Ketua HNSI mengingatkan kepada jajaran Ketua Rukun Nelayan yang hadir 60 orang lebih tersebut, agar menyampaikan materi sosialisasi kepada jajaran nelayan di bawahnya. Dalam menghadapi masalah yang mungkin muncul akibat dari operasional Pertamina RU IV diselesaikan dengan baik, mengingat laut sebagai daerah operasional kapal-kapal Pertamina juga dipergunakan oleh nelayan sebagai tempat mencari nafkah. Terlebih hubungan baik antara Nelayan dengan Pertamina RU IV, sudah terjaga dengan baik selama ini.
Pada kesempatan tersebut, pemateri dari unsur HSSE RU IV maupun Marine Region IV menyosialisasikan tentang hal-hal yang berkaitan dengan Kesehatan & Keselamatan di laut, kiat-kait menghadapi keadaan darurat di laut Cilacap akibat tumpahan minyak dan kebakaran di laut. Menurut perwakilan Marine Region IV Hendra , bahwa operasional perkapalan di Pertamina RU IV saat ini sudah berlangsung 24 jam sehari. Dimana terganggunya lalu lintas kapal Pertamina berarti terganggunya stabilitas nasional, mengingat 32 persen lebih BBM nasional dipasok dari Kilang Pertamina RU IV Cilacap dan bahkan untuk Avtur nasional, Kilang Cilacap memasok lebih kurang 60 persen. (Arin).


 


 

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya