Tim Kajida Sekjen Watanas Berkunjung ke Cilacap

Selasa, 20 Agustus 2019 13:14:53 - oleh : dony


CILACAP - Kabupaten Cilacap merupakan kawasan Pusat Kegiatan Nasional, Kawasan Strategis Nasional yang mencakup wilayah Pangandaran – Kalipucang - Segara Anakan dan Nusakambangan (Pancangsanak), dan sebagai Wilayah Pertumbuhan Strategis Baru di Indonesia. 


Sedangkan dalam tataran regional atau provinsi, Cilacap merupakan kawasan Strategis Pengembangan Ekonomi Provinsi Jawa Tengah. Di dalamnya beberapa aktivitas kegiatan berskala nasional, seperti kilang minyak Pertamina RU IV, PLTU, dan Industri Semen milik PT Solusi Bangun Indonesia.


Namun ada tantangan pembangunan yang cukup besar, antara lain potensi bencana alam serta pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal. Oleh karena itu Cilacap menjadi salah satu daerah kajian Tim Pengkajian Daerah (Kajida) Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional.


Tim Kajida yang bertandang ke Kabupaten Cilacap yakni Deputi Bidang Sistem Nasional Mayjen TNI Afanti S. Uloli, Analis Kebijakan Bidang Kelembagaan Kolonel Inf. Judi Paragina Firdaus, Analis Kebijakan Bidang Peralatan Kolonel Cpl. Jaja Subarja, dan Analis Kebijakan Bidang Geografi Kombes Pol. Yulias.


Rombongan Tim Kajida diterima Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji di Ruang Prasandha Rumah Dinas Bupati Cilacap, Selasa (20/8/2019). Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan masih banyak potensi Kabupaten CIlacap yang dapat mendukung pengembangan perekonomian Jawa Bagian Selatan.


“Dalam pengembangan industri baru, Pemkab Cilacap telah memiliki beberapa lokasi. Antara lain Kawasan Peruntukan Industri Perkotaan Cilacap yang telah penuh, serta Kawasan Industri Karangkandri dan Kawasan Industri Bunton yang perlu dikembangkan”, kata Bupati.


Selain itu, terdapat lahan kawasan industri baru, yaitu Bengawan Donan, Bulupayung dan Kawasan Peruntukan Industri Cilacap Timur. Terkait dengan penanggulangan bencana, Cilacap menjadi satu-satunya kabupaten Pilot Project Kota Tangguh di Indonesia bersama 19 pemerintah daerah lain di dunia.


Penanggung Jawab Tim Kajida Mayjen TNI Afanti S. Uloli menjelaskan, kunjungan ini dilakukan untuk memperoleh data dan informasi guna mendorong pembentukan Pusat Kegiatan Strategis Nasional di Jawa bagian Selatan, dengan Kabupaten Cilacap sebagai wilayah porosnya.


Adapun beberapa persoalan yang perlu didalami yakni pencemaran lingkungan terkait pengelolaan fly ash dan bottom ash, dan limbah B3. Sedangkan mitigasi bencana, kajian difokuskan pada potensi tsunami di mana kesadaran masyarakat akan pentingnya alat buoy sebagai deteksi dini tsunami masih rendah.


Beberapa agenda Tim Kajida di Kabupaten Cilacap hingga Jumat (23/8/2019) antara lain tatap muka dengan warga Dusun Winong Desa Slarang Kecamatan Kesugihan, peninjauan PLTU Karangkandri, PT. Pertamina RU IV,  PT. SBI, peninjauan penambangan pasir laut dan shelter tsunami, serta lokasi alat buoy.(dn/kominfo)


Foto : Penanggung Jawab Tim Kajida Mayjen TNI Afanti S. Uloli (kiri) menyerahkan cinderamata kepada Bupati Tatto S. Pamuji.

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya