Jaring Potensi Buah Lokal, Dinas Pertanian Gelar Festival Buah dan Bonsai 2019

Jum`at, 15 November 2019 18:07:37 - oleh : dony


CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian akan menggelar festival buah dan bonsai 2019 di lapangan Krida Nusantara, Cilacap Utara pada 16-24 November 2019. Selain menyuguhkan beraneka macam buah unggulan lokal, festival tersebut juga menampilkan produk bonsai.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Supriyanto menjelaskan, kegiatan ini mengadopsi festival pameran buah Soropadan Agro Expo tingkat provinsi Jawa Tengah yang digelar setiap tahun di Soropadan, Kabupaten Temanggung. 


"Tujuannya untuk memotivasi masyarakat dalam usaha dibidang hortikultura di wilayah Kabupaten Cilacap," jelas Supriyanto, Kamis (14/11/2019).


Ada berbagai kegiatan lomba-lomba dan kegiatan pendukung dalam festival buah dan bonsai ini. "Misalnya lomba buah lokal unggulan, lomba merangkai buah dan sayur, lomba mengukir buah atau curving, lomba bonsai dan lomba mewarnai untuk anak-anak PAUD dan TK. Ditambah kegiatan pendukung berupa lapak tani dan bursa tanaman hias dan bonsai," jelasnya.


Supri menerangkan, untuk lomba buah unggulan lokal bertujuan sebagai salah satu cara untuk menyaring potensi buah-buahan lokal Cilacap. Pemenangnya akan menjadi buah unggulan lokal dan diajukan untuk mengikuti uji varietas untuk mendapatkan varietas baru dari Kabupaten Cilacap.


Sementara itu Kabid Hortikultura pada Dinas Pertanian Cilacap, Toendan Iriani mengatakan,  lomba buah unggulan lokal diikuti petani perorangan yang memiliki pohon lokal dengan sifat-sifat unggul. Buah pisang, pepaya dan nanas yang dilombakan merupakan varietas lokal dan belum pernah dilepas atau didaftarkan sebagai varietas unggul nasional.


"Kondisi buah utuh (belum dibuka) dan sudah masak. Dengan kriteria untuk pisang diantaranya jumlah sisir, keseragaman ukuran dan bentuk buah, jumlah buah, kemulusan kulit dan rasa. Selanjutnya pepaya meliputi bentuk buah, warna kulit, ukuran buah, tekstur daging dan rasa daging buah. Sedangkan nanas, meliputi bentuk buah, keseragaman ukuran buah, tekstur daging, rasa daging buah dan ketebalan daging buah," jelasnya.


Dia menambahkan, selain lomba-lomba, selama sembilan hari pelaksanaan buah dan bonsai pengunjung juga bisa mendatangi lapak petani untuk membeli produk-produk hortikultura, tanaman pangan dan peternakan yang dijual langsung oleh produsen dengan harga lebih murah dari pasaran.


"Para pecinta tanaman hias dan bosai akan dimanjakan dengan penjualan tanaman-tanaman hias dan bonsai pilihan, ada sekitar 40 stan," pungkasnya. (*)


Artikel ini telah terbit di harian Banyumas Express edisi Jumat (15/11/2019) 

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya