cilacapkab.go.id : Website resmi Pemerintah Kabupaten Cilacap
Rubrik : Berita Kabupaten
Triwulan III TA 2019, Serapan APBD Cilacap 65,16 Persen
2019-10-16 14:39:27 - by : dony

CILACAP – Sampai akhir September 2019, realisasi pelaksanaan kegiatan APBD Kabupaten Cilacap secara fisik mencapai 65,16 %. Hal tersebut dipaparkan dalam Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan III Tahun Anggaran 2019, di Ruang Jalabhumi Setda Cilacap, Rabu (16/10/2019).


Rapat dibuka Sekda Cilacap, Farid Ma’ruf, didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wasi Ariyadi, Asisten III Bidang Administrasi Uong Suparno, Inspektur Kabupaten Cilacap Indro Cahyono, Kepala BPPKAD Cilacap Subiharto, dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Indar Yuli Nyataningrum.


Hadir pula Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Sulaimansyah. Capaian sebesar 65,16 %  tersebut lebih rendah 10,30 % dari target yang ditetapkan sebesar 75,46 %. “Realisasi ini juga masih lebih rendah dibanding realisasi akhir September 2018 sebesar 70,80 %”, kata Asisten II Wasi Ariyadi.


Lebih lanjut dijelaskan bahwa secara umum rata-rata serapan anggaran (SP2D) seluruh OPD sampai akhir September 2019 mencapai 38,82 %. Lebih rendah 19,51 % dibanding realisasi penyerapan sampai dengan akhir September 2018 sebesar 58,33 %. Inspektorat telah mereview seluruh OPD penerima DAK Tahap I, agar ditindaklanjuti pengajuan Tahap II paling lambat 21 Oktober 2019.


“Sedangkan untuk review Tahap III akan dilaksanakan pada minggu II  November 2019, dengan syarat minimal serapan anggaran 90 %  dan capaian output 70 %”, tambahnya.


Khusus untuk Dinas P dan K, dengan adanya tambahan Bankeu Perubahan 2019 diminta dapat melaksanakan tahapan perencanaan hingga pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku dengan baik. Sebagai informasi, pendapatan daerah dalam APBD Perubahan Tahun 2019 sebesar Rp 3,289 trilyun. 


Rinciannya PAD Rp 553,906 milyar, Dana Perimbangan Rp 1,977 trilyun dan Lain Lian Pendapatan yang Sah Rp 757,427 milyar. Anggaran tersebut digunakan dalam belanja langsung Rp 1,696 trilyun dan belanja tidak langsung Rp 1,896 trilyun.


Dengan pendapatan sebesar Rp 3,289 trilyun dan belanja Rp 3,566 trilyun, terdapat defisit anggaran sebesar Rp 277,389 milyar. Namun defisit tersebut ditutup dengan penerimaan pembiayaan (pembiayaan netto) sebesar Rp 277,389 milyar.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf meminta seluruh OPD untuk melaksanakan kegiatan dan laporan keuangan secara transparan dan akuntabel. Hal ini diperlukan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).(dn/kominfo)


Foto : Sekda Cilacap Farid Maruf memimpin Rakor POK Triwulan III TA 2019. Dalam rakor ini dipaparkan bahwa serapan APBD Kabupaten Cilacap baru 65,16 persen.

cilacapkab.go.id : Website resmi Pemerintah Kabupaten Cilacap : http://cilacapkab.go.id/v2/
Versi Online : http://cilacapkab.go.id/v2//?pilih=news&aksi=lihat&id=7368