cilacapkab.go.id : Website resmi Pemerintah Kabupaten Cilacap
Rubrik : Berita Kabupaten
Ramai Ramai Gropyokan Tikus, Pemenang Dapat Power Tresher
2019-10-18 15:23:43 - by : dony

MAOS, Cilacap – Tikus merupakan salah satu hama paling berbahaya bagi tanaman padi. Sebab dapat menimbulkan kerusakan, hingga mengakibatkan gagal panen. Oleh karena itu Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap melaksanakan gropyokan tikus serentak di wilayah Maos, Kamis (18/10/2019).


Kegiatan dipusatkan di Desa Maos Kidul Kecamatan Maos, dan diikuti kelompok tani dari desa-desa di wilayah Kecamatan Maos. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto menjelaskan, pembasmian hama tikus dilakukan dengan fumigasi atau pengemposan pada lubang tikus tanah aktif.


Fumigasi merupakan metode yang dilakukan dengan mengubah komponen udara dengan zat atau senyawa racun pernapasan. Metode ini cukup aktif membunuh tikus sawah yang ada pada sarangnya. Langkah ini dilakukan sebelum lahan ditanami, sehingga musim tanam berikutnya serangan hama tikus dapat ditekan.


“Upaya pengemposan merupakan cara yang paling efektif dibanding metode lainnya. Sebab tikus akan mati di sarangnya atau keluar meninggalkan lubangnya”, jelasnya.


Koordinator PPL Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Maos Rokhmad Saifudin mengatakan, gropyokan tikus melibatkan 1.171 orang petani pada 57 kelompok tani, 472 siswa, perangkat desa, karang taruna dan masyarakat lainya. Sedangkan sasarannya yakni lahan persawahan seluas 1.960 hektar yang tersebar di 10 desa.


Dilombakan 


Yang cukup menarik, kegiatan ini menjadi ajang kompetisi bagi seluruh kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Tikus-tikus yang berhasil ditangkap selanjutnya dihargai Rp 1.000 per ekor. Sedangkan total tikus yang berhasil ditangkap mencapai 4.095 ekor. Kegiatan ini digelar sebagai upaya preventif serangan tikus, jelang musim tanam I tahun 2019/2020.


“Kecamatan Maos merupakan penyangga utama beras di Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini merupakan upaya antasipasi serangan tikus menjelang musim tanam 1 tahun 2019/2020”, kata Rokhmad.


Dalam gropyokan ini Kelompok Tani Margo Mulyo Desa Mernek menjadi Juara I dengan tangkapan 577 ekor tikus, Juara II Kelompok Tani Manggala Tirta Desa Maos Kidul dengan 346 ekor tikus, dan Kelompok Tani Mugi Lancar dengan 342 ekor tikus. Masing masing mendapat hadiah satu unit mesin power tresher. 


Sedangkan Gapoktan dengan tangkapan tikus terbanyak yakni Gapoktan Sumber Rejeki Desa Mernek dengan tangkapan 934 ekor, dan mendapat hadiah 1 unit power tresher roda 3. Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Waluyo berharap, hadiah ini dapat bermanfaat bagi petani saat panen dan lebih bersemangat dalam pengendalian hama tikus.


Sementara itu Camat Maos, Ahmad Husin mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengendalian hama tikus. Petani yang telah mendapat pasokan air juga diimbau melakukan Gerakan Percepatan Olah Tanam (GPOT) sehingga dapat panen lebih awal. Dengan demikian, petani dapat menikmati harga panen yang lebih baik.(dn/kominfo)


Foto : Dok. Dinas Pertanian Kab. Cilacap

cilacapkab.go.id : Website resmi Pemerintah Kabupaten Cilacap : http://cilacapkab.go.id/v2/
Versi Online : http://cilacapkab.go.id/v2//?pilih=news&aksi=lihat&id=7371