DISPANBUN GELAR LOMBA CIPTA MENU B2SA

Rabu, 5 Desember 2018 13:05:19 - oleh : dony


CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berharap berbagai potensi bahan pangan lokal dapat dimanfaatkan secara optimal. Caranya dengan mengembangkan kreasi produk berbagai bahan pangan alternatif, dalam penyajian menu dan pola konsumsi sehari-hari.


“Saya ingin berbagai potensi sumber daya pangan alternatif yang ada di Cilacap, tidak hanya direbus. Tetapi diolah menjadi makanan yang menarik, bergizi, dan enak, sehingga menjadi makanan khas Cilacap”, kata Bupati.


Pernyataan tersebut disampaikan Bupati dalam Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman, Berbasis Potensi Sumber Daya Wilayah dan Kudapan berbahan non beras dan terigu, yang digelar Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap, di Pendopo Wijayakusuma Cilacap, Rabu (5/12/2018).


Menurut Bupati, Cilacap memiliki berbagai bahan pangan alternatif seperti Sukun, Ubi, Jagung, dan berbagai jenis Umbi. Namun sejauh ini belum ada kuliner yang mampu mewakili Cilacap sebagai ikon daerah. Kedepan, Pemkab Cilacap berencana mengembangkan pusat kuliner berbahan pangan alternatif.


“Waktunya nanti ditentukan. Apakah Sunday Morning, atau saat bulan Ramadhan kita tampilkan. Kita tidak akan asal ambil pedagang. Tetapi pemenang lomba, kita kasih modal untuk bisa jualan”, kata Bupati.


Kepala Dispanbun Kabupaten Cilacap, Ir. Susilan selaku Panitia Penyelenggara menjelaskan, lomba bertujuan mensosialisasikan gerakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, menjadi pangan alternatif masyarakat berbahan non beras dan terigu.


“Selain itu mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan, menu B2SA. Juga membangun budaya keluarga mengkonsumsi aneka menu B2SA guna memenuhi kebutuhan gizi harian”, kata Susilan.


Dalam lomba ini, peserta tidak diperkenankan menyajikan menu istimewa, melainkan menu harian biasa. Baik Lomba Cipta Menu maupun Kudapan, sumber bahan pangan karbohidrat tidak diperbolehkan berasal dari beras dan terigu. 


Lomba diikuti unsur Tim Penggerak PKK Kecamatan di Kabupaten Cilacap, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Untuk Lomba Cipta Menu diikuti 27 peserta, sedangkan Lomba Cipta Kudapan berbahan non terigu diikuti 30 peserta.


Pada kesempatan ini, Bupati menyerahkan penghargaan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rahayu Desa Jetis Nusawungu, sebagai Juara I Lomba Adhikarya Pangan Nusantara Tingkat Provinsi Jawa Tengah, kategori Pelaku Ketahanan Pangan Kelompok P2KP.


Penghargaan juga diserahkan KWT Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sida Mekar Desa Adipala Kecamatan Adipala yang meraih Juara II kategori Kelompok Usaha Pengembangan Pangan Lokal Tingkat Provinsi Jawa Tengah.


Selanjutnya Juara I, II, dan III Lomba Pemanfaatan Pekarangan tingkat Kabupaten Cilacap, masing-masing diraih KWT Puspita Kencana Desa Sindang Barang Karangpucung, KWT Sukowati IV Kel. Gunung Simping, dan KWT Kuncup Mekar Desa Karangasem Sampang. 


Sedangkan Juara Harapan I diraih KWT Dewi Sri Desa Karangnangka Kecamatan Binangun dan Juara Harapan II KWT Sri Rahayu Desa Tambakreja Kecamatan Kedungreja.(dony/komifo)


Foto : Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji mencicipi salah satu kreasi menu dalam Lomba Cipta Menu dan Kudapan B2SA, di Pendopo Wijayakusuma Cilacap.

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya