Jelang Idul Fitri, Bupati Sidak Pasar Tradisional

Kamis, 16 Mei 2019 12:59:44 - oleh : dony


CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (TJKPD) Kabupaten Cilacap, melakukan pantauan komoditas pangan ke pasar tradisional, Kamis (16/5/2019).


Inspeksi ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Pantauan dilakukan di Pasar Gede dan Pasar Sidodadi Cilacap. Adapun bahan pangan yang diperiksa yakni kerupuk, beras, mie instan, dan bahan pangan lain yang disinyalir menggunakan bahan kimia berbahaya maupun kadaluwarsa.


Dari hasil pemeriksaan, masih ada beberapa bahan makanan yang menggunakan zat pewarna tekstil (rhodamine B). Zat pewarna ini ditemukan pada jenis makanan kerupuk, jipang, kue lapis merah, dan terasi. Sedangkan penggunaan zat formalin, umumnya ditemukan pada ikan asin.


“Saya menghimbau kepada masyarakat, agar lebih jeli memilih bahan makanan. Kepada pedagang, saya juga menghimbau untuk tidak menjual produk semacam itu. Baru nanti kita mengadakan tindakan untuk melindungi masyarakat”, kata Bupati.


Selain memantau mutu dan kualitas pangan, kegiatan kali ini juga bertujuan mengentahui ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri. Sejauh ini harga sejumlah komoditas terpantau stabil.


Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Purwokerto, Agus Chusaini membenarkan, saat ini cenderung ada penurunan harga pada beberapa komoditas pangan. Hal ini disebabkan stok yang ada mampu memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat.


“Mudah mudahan ini bisa tertahan sampai hari raya, dan inflasi di bulan Mei lebih terkendali. Stok memang ada dan distribusi tidak ada gangguan”, kata Agus.(dn/kominfo)


Foto : Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji menunjukkan salah satu sampel kerupuk dengan zat pewarna tekstil.

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya