Percepat Penanganan Covid-19, SBI Serahkan Bantuan APD
Infografis data ODP dan PDP di Kabupaten Cilacap, update Jumat (3/4) pukul 10.00 WIB.

Percepat Penanganan Covid-19, SBI Serahkan Bantuan APD

CILACAP – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Cilacap kembali dinyatakan negatif menyusul keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium. Hal ini dinyatakan dalam rilis resmi yang diterbitkan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cilacap, Jumat (3/4).

Dua PDP tersebut yakni anak perempuan berusia 13 tahun dari Desa Bojong, Kawunganten yang meninggal dunia pada hari Jumat, 27 Maret lalu. Selanjutnya anak perempuan berusia 3 tahun yang beralamat di Perumahan Taman Gading, Cilacap Selatan yang kondisi makin baik dan sudah diizinkan pulang.

Baca juga : Antisipasi Covid-19, Bupati Imbau Warga Perantauan Tidak Mudik

Hingga saat ini jumlah PDP sebanyak 45 orang dengan rincian 15 orang sudah dinyatakan negatif dan sudah pulang sedangkan 30 orang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) secara komulatif sejak tanggal 28 Januari 2020 sebanyak 1022  orang.

Update data PDP dan ODP.
Update data PDP dan ODP Kab. Cilacap, Jumat (3/4) pukul 10.00 WIB.

Rinciannya 105 orang sudah selesai pemantauan dan dinyatakan sehat, sedangkan 917 orang masih dalam pemantauan. Sedangkan jumlah kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 2 orang dengan rincian 1 dalam perawatan dan 1 meninggal.

Sebelumnya, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji pada Sabtu (28/3) telah menyampaikan himbauan untuk warga masyarakat Cilacap yang kini tengah berada di perantauan, agar untuk sementara waktu tidak mudik ke kampung halaman, Himbauan ini disampaikan Bupati melalui akun YouTube Diskominfo Cilacap, Sabtu (28/3).

“Ini bukan main main. Saya menyampaikan sungguh-sungguh, karena ini masalah hidup mati. Kalau kangen sama keluarga, video call saja”, kata Bupati.

Sedangkan warga yang sudah terlanjut mudik, Bupati mewajibkan agar mereka menghubungi pemangku wilayah setempat. Mereka juga diminta memeriksakan kesehatan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat. Sebab warga yang memiliki riwayat perjalanan khususnya dari daerah terjangkit, otomatis statusnya menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Masyarakat juga dihimbau untuk tidak berkerumun, senantiasa menjaga kebersihan, dan menggunakan masker apabila ada keperluan di luar rumah.(dn/kominfo)

image_pdfimage_print

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM

Leave a Reply