262 Pejabat Pemkab Cilacap Dialihtugaskan

262 Pejabat Pemkab Cilacap Dialihtugaskan

CILACAP – Sebanyak 262 Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran pemerintahan Kabupaten Cilacap kembali dialihtugaskan. Mereka terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Direktur RSUD Majenang, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah Negeri dan pejabat fungsional.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Bupati Cilacap di Aula Diklat Praja, Jalan Jenderal Sudirman Cilacap. Turut hadir istri Bupati Ny. Teti Rohatiningsih, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Drs. Farid Ma’ruf, S.T.,M.M, pejabat di lingkungan Setda Cilacap, serta para kepala OPD jajaran.

Para terlantik ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Cilacap Nomor 821.2/207/2019 tanggal 19 September 2019 sampai dengan Nomor 821.2/2/213/2019 tanggal 19 September 2019. Dalam pelantikan ini beberapa pejabat eselon II menduduki jabatan baru.

Antara lain Drs. Indro Cayhono, M.M sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Cilacap, U’ong Suparno,S.Sos.,M.Si sebagai Asisten Administrasi Sekda Kabupaten Cilacap, dr. Marwoto, M.Si Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Cilacap.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa mutasi dan rotasi pejabat merupakan dinamika dalam rangka penyegaran organisasi. Mereka yang mendapatkan kepercayaan mengemban tugas baru, diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik dalam melayani masyarakat.

“Mutasi maupun promosi ini bukan merupakan hadiah. Tetapi di dalamnya ada tanggung jawab yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya”, kata Bupati.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf. Menurutnya mutasi jabatan merupakan tantangan yang harus dihadapi para terlantik untuk meningkatkan kinerja Pemkab Cilacap. Di sisi lain, masih ada kekosongan jabatan untuk Kepala Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

Sedangkan jabatan Kepala Inspektorat, Asisten Administrasi, dan Staf Ahli Bupati, menurut Sekda hanya bersifat pergeseran. Sehingga prosesnya diselesaikan melalui Panitia Seleksi (Pansel). Setelah berkonsultasi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberi rekomendasi, sehingga yang bersangkutan dapat dilantik.

“Ini penyegaran sekaligus tantangan. Untuk Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan memang belum ada assesment lagi. Nanti kita buat program dulu, rencanakan, konsultasi ke KASN, baru kita bidding”, jelas Sekda.(dn/kominfo)

Foto : Bupati Tatto S. Pamuji berjabat tangan dan menyampaikan selamat kepada para pejabat terlantik.

image_pdfimage_print

Leave a Reply