Awali New Normal, Bahan Ajar yang Komprehensif Disiapkan

Awali New Normal, Bahan Ajar yang Komprehensif Disiapkan

Oleh : Lili Kuswanti, M. Pd*

CILACAP – Kebijakan terkait dengan Pencegahan Covid-19 datang saat siswa jenjang akhir baik SD maupun SMP di Kabupaten Cilacap telah mempersiapkan ujian  akhir. Semua tidak dapat terlaksana karena kegiatan pembelajaran dan penilaian terhenti sejak tanggal 16 Maret lalu.

Selanjutnya, konsentrasi para pemangku kebijakan adalah menanamkan konsep pola hidup sehat di setiap instansi dan masyarakat. Kebijakan tentang persamaan materi dan sistem pembelajaran akan seperti apa pun belum dirumuskan. Tiap sekolah melanjutkan pelayanan kepada siswa dengan caranya masing-masing.

Banyak Guru kepepet dan terpaksa memutar otak mencari solusi bagaimana cara agar siswanya dapat pelayanan dengan baik. Tetap ada kegiatan yang dapat dilakukan siswa dari rumah. Materi pembelajaran siswa disesuaikan oleh masing-masing guru kelas/guru bidang yang mengampu. Penilaian akhir tahun dan laporan kepada orang tua/wali juga dilaksanakan sesuai ketentuan yang praktis.

New Normal di Tahun Baru Pendidikan

Kondisi tersebut, segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap. Langkah komprehensif setelah diumumkan zona hijau, kuning dan merah oleh lima kementerian dan keputusan sistem belajar dari rumah (BDR) aktif sampai dengan Januari 2021 praktis dilakukan secara cepat.

Selanjutnya “Langkah komprehensif segera kami tempuh untuk membuat sebuah pola baru dalam belajar di rumah. Kami siapkan semua skenario baik daring dan luring untuk menyambut kenormalan baru di tahun ajaran baru, konsep pembelajaran tersebut berlaku menyeluruh, konsep telah disiapkan bidang pendidikan termasuk bagaimana nanti penerapannya,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Budi Santosa.

5 Protokol dalam Pendidikan

Dinas P dan K Cilacap telah menyiapkan standar protokol dalam pendidikan pada era normal baru. Standar ini akan menjadi acuan sekolah-sekolah dalam menjalankan kegiatan belajar di rumah ataupun bagi guru mengajar di rumah.

“Ada lima protokol secara umum, sarana prasarana, saat belajar, berangkat ke sekolah, sampai dengan pulang kembali. Masing-masing sudah kita atur semuanya, detailnya ada dan sudah kami siapkan,” kata Budi Santosa.

Konsep tersebut sudah disampaikan pihaknya dalam rapat dengar dengan Komisi D DPRD Cilacap, Senin (8/6) siang, menjelang sore. “Jadi kita rapat dengar pendapat dengan Komisi D adalah salah satu persiapan menuju normal baru di bidang pendidikan,” katanya.

Namun demikian, Bidang Dikdas Dinas P dan K tidak akan melangkah sendiri, tetapi menggandeng forum keguruan seperti kelompok kerja kepala sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), maupun organisasi mitra seperti Tanoto Foundation.

WhatsApp Image 2020 07 06 at 15.43.49

Membuat Bank Data Sumber Belajar

Ketua MGMP Bahasa Indonesia Lili Kuswanti menyampaikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap melalui Bidang Dikdas meminta KKG SD dan MGMP SMP membuat Bahan Ajar dan merumuskan model pembelajaran yang akan digunakan untuk semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021.

Bahan ajar ini akan dikelola secara mandiri atau otonom oleh masing-masing KKG SD dan MGMP SMP. Kemudian Dinas Pendidikan akan mengumpulkannya dalam sebuah bank data sumber belajar. Konsep yang diambil adalah agar masing-masing forum berdaya dan memberdayakan diri.

“Kami mencoba membuat lembar kerja (LK) belajar di rumah. Singkat, padat dan bermakna. Namun sesuai dengan kurikulum yang harus dicapai oleh peserta didik. Kami rumuskan per tema, per kompetensi dasar. LK ini bentuknya adaptif terhadap perkembangan belajar,” kata Lili

Selain berupa dokumen, Dinas P dan K juga meminta setiap KKG SD dan MGMP SMP membuat bahan ajar berupa video pembelajaran yang dikemas dengan menarik. Sederhana namun bermakna. Sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini. Video ini selanjutnya akan digabung dengan lembar kerja dan materi belajar yang akan diupload dan sebarkan kepada semua guru di Cilacap.

Tutorial Online
Sistem pembelajaran daring melalui video tutorial online.
Sistem belajar Daring dan Luring

Pilihan dan perkembangan Zona merah, menjadi zona kuning taupun hijau ke depan, diantisipasi dengan menyiapkan skema belajar secara Daring dan Luring dengan bahan ajar yang telah disiapkan.

Rencana dan persiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait pertemuan di tahun ajaran baru dan belajar dengan tatanan baru pada dua minggu pertama dilaksanakan secara tatap muka dapat dilakukan dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.

  1. Jadwal masuk pertama sekolah digilir secara bergantian untuk MPLS (siswa baru) dan pengkondisian kelas (siswa lama) Misal hari Senin-Selasa untuk siswa kelas 1-2 SD dan 7 SMP. Hari Rabu-Kamis untuk siswa kelas 3-4 SD dan 8 SMP. Jumat-Sabtu untuk siswa kelas 5-6 SD dan 9 SMP.
  2. Selanjutnya belajar dari rumah (BDR) baik Daring ataupun Luring dengan ketentuan setiap pertemuan cukup dua mata pelajaran dengan masing-masing 2 jam pelajaran.
  3. Saat kegiatan minggu pertama sekolah tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, tidak bersentuhan secara fisik, dan sering mencuci tangan.
Penyediaan Fasilitas

Secara bertahap sekolah telah menyusun rencana aksi berupa kebutuhan fisik dan nonfisik sekolah untuk menunjang normal baru. Lingkungan fisik disediakan oleh sekolah melalui dana bantuan operasional sekolah. Ini dilakukan untuk menyiapkan kondisi bila belajar secara daring dan luring.

Penyiapan luring, misalnya padda penyiapan sarana cuci tangan, tempat duduk siswa yang berjarak, tempat makan, dan fasilitas deinfektan, thermo gun dan fasilitas penunjang lainnya.

Kebutuhan daring, misal infratruktur jaringan internet, paket data untuk guru, system website yang integrative, kanal media sosial dan forum paguyuban orangtua dan studio mini untuk guru.

Fasilitas lainnya yang non fisik dan dapat diakses berupa, semua guru di Kabupaten Cilacap dapat mengunduh bahan ajar pada link yang disiapkan oleh masing-masing KKG/MGMP.  Target akhirnya, guru yang mungkin enggan mempersiapkan Bahan Ajar tidak dapat beralasan untuk tidak memberikan pembelajaran atau kegiatan pada masing-masing siswanya.

Harapan Dinas bahwa pada tahun ajaran baru seluruh pendidik siap dengan belajar mengajar dari rumah dan tetap mematuhi aturan pemerintah agar menjaga dari penularan virus Covid-19.(*/kominfo)

*)Penulis adalah Guru di SMP Negeri 5 Cilacap

Jumlah Pengunjung : 361
image_pdfimage_print

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM