You are currently viewing Bupati Cilacap Imbau Masyarakat untuk Bijak dan Cakap dalam Menggunakan Teknologi Digital
Poster webinar Literasi Digital "Pilah Pilih Informasi di Ruang Digital". (@siberkreasi.jatengdiy)

Bupati Cilacap Imbau Masyarakat untuk Bijak dan Cakap dalam Menggunakan Teknologi Digital

CILACAP – Hal tersebut disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya pada webinar yang dilaksanakan secara virtual di Kabupaten Cilacap, Rabu (1/9/2021). Webinar tersebut adalah Rangkaian Kegiatan Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” bertajuk Pilah Pilih Informasi di Ruang Digital.

Bupati juga menganjurkan masyarakat untuk aktif mengikuti Gerakan literasi digital agar Indonesia semakin cakap digital. “Mari ikuti Gerakan literasi digital agar kita semakin bijak dan cakap dalam menggunakan teknologi, serta masyarakat semakin maju dan mampu berdampingan dengan teknologi untuk Indonesia yang cakap digital.” Ajaknya.

Kegiatan webinar ini diprakarsai oleh Kementerian Kominfo  bertujuan untuk memberikan masyarakat materi dan pengetahuan tentang Literasi Digital. Presiden Joko Widodo juga mendukung dan memberikan semangat untuk Literasi Digital dan kemajuan bangsa dalam video sambutannya.

“Pandemi membuka transformasi digital semakin luas, karena ini, pada 2022 nanti ada 12.548 desa dan kelurahan yang terjangkau internet 4G. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga berpesan agar masyarakat tidak asing dengan pembaruan teknologi yang kian cepat seiring dengan perubahan dunia. “Perubahan teknologi itu nyata adanya, dengan mengikuti Gerakan Literasi Digital ini semoga kita semua semakin bisa memanfaatkan internet dengan baik dan benar.” Ujar Gubernur.

Webinar yang mengangkat mengenai 4 pilar yang menjadi landasan Literasi Digital seperti Digital Skill, Digital Safety, Digital Culture dan Digital Ethics, diisi oleh 4 pembicara dari latar belakang yang berbeda, yaitu Zahid Asmara seorang film maker dan art director, Kokok Dirgantoro founder dan CEO Opal Communication, Donie Hulalata IT business analyst dan social media enthusiast dan Monika Sri Yuliarti seorang Dosen di Universitas Sebelas Maret.

Sebagai moderator, webinar kali ini menggandeng seorang penari tradisional, Ayu Perwari dan news anchor RCTI, Shafinaz Nachiar sebagai key opinion leader.

Peserta webinar diharapkan paham akan manfaat dunia digital, mengenal kemampuan diri di dunia digital, memahami akan batasan yang harus diperhatikan dalam menggunakan sosial media maupun internet, dan memghentikan penyebaran hoax yang kian santer disebarkan melalui internet. Bagi masyarakat yang berminat, informasi mengenai webinar yang akan datang tersedia pada akun Instagram @siberkreasi.jatengdiy untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Sebagai informasi, Kemenkominfo melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, menargetkan 50 juta masyarakat mendapatkan materi dan mengikuti kurikulum literasi digital.

“Sampai tahun 2024 kami akan melakukan kegiatan literasi digital melalui GNLD Siberkreasi dengan menargetkan 50 juta masyarkat di Indonesia. Proses literasi digital kami bagi atas tiga jenis, yakni platform, framework, dan activation,” jelas Koordinator Literasi Digital Kemkominfo, Rizki Ameliah, saat Webinar Literasi Digital Positif, Kreatif, dan Aman di Internet, pada Rabu (18/11/2020). (mia/kominfo)