You are currently viewing Bupati Hadiri Rakor Untuk Jaga Stabilitas dan Kondusifitas

Bupati Hadiri Rakor Untuk Jaga Stabilitas dan Kondusifitas

CILACAP – Menjelang hari raya Idul Fitri 1443H, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji hadiri Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Tengah bersama Gubernur Ganjar Pranowo, Rabu (27/4/22). Selain berkoordinasi mengenai kondusifitas arus mudik, Gubernur juga menyoroti persediaan bahan makanan pokok, bensin dan stabilitas arus listrik agar pelaksanaan mudik tidak terganggu.

Kepala Perum Bulog Kanwil Jateng, Miftahul Ulum memaparkan ketersediaan beras, minyak goreng curah, tepung terigu gula pasir dan daging yang masih terpantau aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di hari raya nanti. Sementara stok dan penyaluran bahan bakar motor, pesawat dan LPG oleh PT Pertamina Persero diprediksi akan mengalami kenaikan demi memenuhi kebutuhan para pemudik.

Meski pemerintah sudah memberikan kelonggaran dalam pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan, KH Ahmad Darodji selaku ketua MUI Jawa Tengah mengusulkan agar pemerintah tetap menyelenggarakan vaksinasi pada acara-acara halal bihalal. Takbir keliling di jalan tidak disarankan karena kondisi jalanan yang akan lebih ramai dibanding biasanya.

“Ancaman atau kerawanan yang paling mungkin terjadi sebelum atau sesudah lebaran diantaranya bencana alam, aksi terorisme, penumpukan pemudik yang dapat meningkatkan angka positif Covid, serta kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Brigjen TNI Parwito Kesdam IV Diponegoro. Karena itu masyarakat diharapkan tetap menjaga prokes dan selalu waspada terhadap segala bentuk ancaman.

Usai Rakor, Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro menyampaikan beberapa poin yang sudah dilakukan Polres Cilacap dalam menyambut arus mudik menjelang Idul Fitri.

“Kita sudah siapkan total ada 14 pos baik pos pengamanan, pos pelayanan terpadu dan pos pariwisata. Objek vital tetap kita lakukan pengamanan, kita juga tingkatkan pengecekan dengan patroli. Kita sudah tempatkan beberapa personil di titik-titik yang rawan kriminalitas, kita monitor juga dengan CCTV. Untuk titik rawan kemacetan biasanya ada di jalur selatan yaitu Majenang dan Sampang yang merupakan titik temu para pemudik”, ungkapnya. (pink/enka)