Bupati Minta PTM Terapkan Prokes Ketat
Bupati Tatto S. Pamuji meminta penerapan protokol kesehatan secara ketat apabila PTM akan diberlakukan.

Bupati Minta PTM Terapkan Prokes Ketat

CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berharap, pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Cilacap segera diterapkan. Sebab pembelajaran secara daring yang dilakukan selama pandemi Covid-19 dinilai kurang efektif dibanding PTM.

Ditemui usai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Cilacap, Rabu (9/6/2021), Bupati menjelaskan banyak hal yang harus diperhatikan agar PTM dapat berlangsung lancar. Salah satunya yakni pengetatan protokol kesehatan oleh seluruh warga sekolah.

“PTM memang perlu, sebab selama ini pembelajaran daring memang kurang efektif untuk menyampaikan materi. Tapi yang sangat penting yaitu protokol kesehatan, pakai masker”, tegas Bupati.

Dengan jumlah kasus yang masih cukup tinggi, Bupati mengakui penerapan PTM harus melalui banyak pertimbangan. Oleh karena itu Bupati akan meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Cilacap untuk mematangkan persiapan PTM.

Sesuai rencana, PTM akan diberlakukan mulai Juli 2021, setelah vaksinasi bagi tenaga pendidikan tuntas diberikan. Vaksinasi telah diberikan sejak Februari 2021 dan ditargetkan selesai bulan ini, dengan jumlah sasaran sekitar 11 ribuan tenaga pendidik.

Kepala Dinas P dan K Kabupaten Cilacap, Budi Santosa menjelaskan, selain pengetatan protokol kesehatan, mekanisme PTM juga melibatkan persetujuan orang tua/wali murid. Koordinasi dengan pemangku wilayah mulai dari RT dan RW juga dilakukan untuk mengetahui kondisi siswa di lingkungan masing-masing, guna memastikan kesehatan dan keselamatan.

“Ada 156 sekolah yang akan menjadi piloting PTM di masa pandemi Covid-19 mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Semua sudah mendapat izin Bupati, tinggal menunggu izin Gubernur”, jelasnya.(dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM