8 Anggota Tim WASH PMI Cilacap Sterilisasi Masjid Agung
PMI Kabupaten Cilacap mensterilisasi Masjid Agung Darusalam sebagai upaya pencegahan penularan virus Corona. Sterilisasi dilakukan dengan penyemprotan desinfektan di karpet, anak tangga, dan bagian lainnya.

8 Anggota Tim WASH PMI Cilacap Sterilisasi Masjid Agung

CILACAP – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap bergerak cepat mengantisipasi persebaran virus Corona yang mewabah akhir-akhir ini. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melakukan penyemprotan desinfektan di Masjid Agung Jami’ Darusaalam Cilacap, Minggu (15/3).

Seperti diungkapkan Staf PMI Cilacap, R. Endro Teguh Kusumo melalui aplikasi WhatsApp, penyemprotan desinfektan ini dilakukan oleh Tim WASH (Water Sanitation & Hygiene) PMI Cilacap sejumlah 8 orang.

Baca juga : Cegah Corona, Pemkab Cilacap Segera Bentuk Gugus Tugas

Yakni Koesdjarjo sebagai Pengarah, dan Andi Susilo, sebagai Tim Leader. Selanjutnya Tarwin (Driver) Teguh Santosa, Yuwono Adi (Staf PB), Kadiyanto (Staf Markas), Sepsi Rahayu (KSR Unit Markas), dan R. Endro Teguh Kusumo (Staf Markas) selaku pelaksana teknis.

“Penyemprotan dilakukan PMI Cilacap di lingkungan Masjid, dengan menyasar bagian dalam masjid, lantai, dinding di lantai dasar maupun lantai atas, teras, tangga, dan lain lain. Semoga langkah ikhtiar kecil ini bisa bermanfaat untuk semua”, jelas Endro.

PMI Cilacap Sterilisasi Masjid 2
Sterilisasi masjid dilakukan dengan penyemprotan desinfektan pada sejumlah bagian masjid.

Sementara itu Pemkab Cilacap juga telah menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan Virus Corona. Rapat dipimpin Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, didampingi Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, para Asisten Sekda, dan Kepala Dinkes Cilacap Pramesti Griana Dewi.

Baca juga : Antisipasi Virus Corona,Dinkes & KKP Pantau Lalulintas WNA

Untuk memutus mata rantai persebaran virus Corona, dalam rapat yang digelar di Ruang Jalabumi tersebut, Bupati menghimbau agar para ASN mengurangi kegiatan rapat yang tidak mendesak. Demikian juga dengan perjalanan dinas, untuk sementara waktu agar tidak dilakukan.

Hal senada ditekankan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap. Para Camat diminta siaga, memantau perkembangan wilayah dan melaporkannya kepada Bupati. Rapat juga menetapkan terhitung sejak Senin (16/3) hingga Sabtu (28/3) selama 14 hari kegiatan belajar siswa TK/PAUD hingga SMP, SKB, PKBM, dan LKP dilaksanakan di rumah.(dn/kominfo)

image_pdfimage_print

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM

Leave a Reply