You are currently viewing Antisipasi Penularan Virus Corona, Suhu Tubuh Tim Penilai Kwarcab Tergiat Turut Diperiksa
Ketua Tim Penilai Lomba Kwarcab Tergiat Tingkat Kwarda Jateng, Agus Widiyanto menjalani pemeriksaan suhu tubuh saat tiba di Cilacap, Sabtu (7/3).

Antisipasi Penularan Virus Corona, Suhu Tubuh Tim Penilai Kwarcab Tergiat Turut Diperiksa

CILACAP – Ada yang berbeda dalam penilaian Lomba Kwarcab Tergiat Tahun 2020 tingkat Kwarda 11 Jawa Tengah di Kwarcab 11.01 Cilacap, Sabtu (7/3). Tim penilai yang diketuai Agus Widiyanto harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh, saat akan memasuki markas Dewan Kerja Cabang Kwarcab 11.01 Cilacap.

Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan anggota Satuan Karya (Saka) Bhakti Husada, untuk mengantisipasi persebaran virus corona yang marak beberapa waktu belakangan. Bupati Tatto Suwarto Pamuji (Mabicab), Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf (Ketua Kwarcab), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Purwati, juga menjalani pemeriksaan yang sama.

Baca juga : Kwarcab 11.01 Cilacap Gelar Rakercab 2019

Tak hanya sampai disitu, setelah terpantau normal, Tim Penilai bersama segenap pengurus Kwarcab 11.01 juga disuguhi ramuan herbal empon-empon yang diyakini manjur menangkal virus corona. Hal ini memberikan kesan yang mendalam bagi Tim Penilai, seperti disampaikan Agus Widiyanto saat menyampaikan sambutannya.

“Ternyata kami tidak terinfeksi virus corona. Bahkan penangkalnya juga (diberikan-red) minum empon-empon. Mudah mudahan Kakak semua yang ada di sini tidak tercemar virus corona”, kata Agus.

Selain Agus (Bidang Organisasi dan Hukum), tim penilai lainnya yakni Supomo (Bidang Bina Muda), Wagiran (Bidang Bina Wasa), Adityo Wicaksono (Bidang Humas dan Abdimas), dan Sigit (Bidang Keuangan dan Sarpras), serta Ivan dari Dewan Kerja Daerah Jawa Tengah. Tim penilai tiba di Markas DKC Kwarcab 11.01 Cilacap, disambut dengan tarian tradisional oleh anggota Saka Budaya Kwarcab 11.01 Cilacap.

Cegah virus corona, Penilai Kwarcab Tergiat jalani pemeriksaan suhu tubuh
Ketua Tim Penilai Lomba Kwarcab Tergiat Tingkat Kwarda Jawa Tengah, Agus Widiyanto.

Dua Tahun Sekali

Sesuai Musda Jawa Tengah XII Tahun 2018, penilaian Kwarcab Tergiat mengalami perubahan format. Apabila pada masa bakti Kwarda sebelumnya dilakukan tiap tahun, mulai periode ini dilakukan dua tahun sekali. Termasuk ada klasifikasi untuk kategori Purwa, Madya, dan Utama. Dari catatan penilai, Kwarcab 11.01 Cilacap sejak 5 tahun lalu telah menunjukkan progres yang baik.

“Tahun 2014 lalu masih diperingkat 20-an, berangsur angsur naik menuju 10 besar. Bahkan pada 2018 kalau tidak salah peringkat -3. Sehingga Kwarda memutuskan Kwarcab Cilacap berada pada klasifikasi Utama”, tutur Agus.

Baca juga : Kwarcab 1101 Cilacap Komitmen Kembangkan Gugus Depan Mantab

Ketua Kwarcab 11.01 Cilacap, Farid Ma’ruf menjelaskan, Kwarcab 11.01 Cilacap terdiri dari 24 Kwarran, dengan 78 pelatih aktif. 37 diantarnya telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KPL) dan 41 orang telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar. Sedangkan jumlah pembina putra sebanyak 4.483 orang dan putri 5.376 orang.

Adapun jumlah peserta didik untuk Pramuka Siaga putra 80.768 orang dan putri 81.868 orang. Pramuka Penggalang putra 33.984 orang dan putri 34.830 orang. Pramuka Penegak putra 16.272 orang dan putri 19.949 orang. Dan Pramuka Pandega putra 742 orang serta putri 718 orang. Dijelaskan pula, Kwarcab 11.01 melalui dukungan pemerintah daerah juga terus mengembangkan kegiatan di berbagai bidang.

Penilaian Kwarcab Tergiat
Bupati Tatto S. Pamuji (ketiga dari kanan) menilai, Lomba Kwarcab Tergiat menjadi ajang evaluasi pembinaan kepramukaan di Cilacap.

Ajang Evaluasi Pramuka

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji selaku Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) 11.01 Cilacap menilai, kegiatan ini sangat positif karena selain meningkatkan silaturahmi juag sekaligus ajang evaluasi untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan yang diraih dalam pembinaan, serta pelaksanaan berbagai kegiatan kepramukaan di Kabupaten Cilacap.

“Saya percaya semua pengurus Kwarcab 11.01 Cilacap telah mempersiapkan diri sebaik baiknya, terutama berbagai materi yang akan dinilai. Termasuk didalamnya menindaklanjuti rekomendasi, masukan-masukan dari tim penilai tahun lalu”, kata Bupati.

Menjadi yang terbaik, tentu menjadi harapan pengurus dan tentu harus diupayakan semaksimal mungkin. Bupati berharap keinginan ini mendapat respon positif dari Tim Penilai Kwarda Jawa Tengah. Terkait hal ini, Bupati meminta segenap pengurus dan keluarga besar Kwarcab 11.01 Cilacap agar berbagai data yang diperlukan panitia dipersiapkan dengan baik.

Baca juga : Pesta Siaga Tahun 2020 Digelar di Cilacap Selatan

“Hal ini sangat penting untuk menunjang kelancaran penilaian. Tapi lebih dari itu untuk mengetahui mana yang sudah berhasil serta mana yang diperlukan perbaikan, guna penyempurnaan lebih lanjut”, tegas Bupati.

Sementara itu terkait pemeriksaan suhu tubuh untuk mengantisipasi adanya kemungkinan infeksi virus Corona, Bupati juga memberikan apresiasi tersendiri. Pihaknya meminta masyarakat tidak perlu panik berlebihan, agar tidak termakan isu hoaks yang memperkeruh keadaan. “Boleh waspada, jangan berlebihan. Kita hanya takut pada Allah. Kalau pola hidupnya sehat, yakin, tidak akan terkena (corona-red)”, tegas Bupati.(dn/kominfo)

 

[pvcp_1]

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM

Leave a Reply