Pemkab Cilacap Gelar Tes Swab Bagi Pendatang Di Perbatasan Jateng – Jabar

Pemkab Cilacap Gelar Tes Swab Bagi Pendatang Di Perbatasan Jateng – Jabar

CILACAP – Upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten terus di gencarkan, setelah sebelumnya melakukan pemantauan dan Penjaringan Cegah Covid-19 di wilayah perbatasan Cilacap – Kebumen, kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada Rabu ( 29/07) di depan Pos Pantau Rawaapu – Patimuan Cilacap (Batas Jateng – Jabar).

Dalam gelaran penjaringan cegah Covid-19 kepada kendaraan / pelaku perjalanan yang masuk ke Jateng tersebut, didukung oleh TNI-Polri, juga ditambah unsur Dishub, Satpol PP, BPBD, Puskesmas Patimuan, PMI, Pramuka dan juga relawan dari mahasiswa Unsoed Purwokerto.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Cilacap – dr. Pramesti Griana Dewi menjelaskan, Petugas dari Dinkes melalukan PCR tes pada pengendara yang melintas di perbatasan Rawaapu – Patimuan Perbatasan – Jateng – Jabar, selain pengecekan suhu tubuh, petugas juga melakukan swab secara masif kepada pelaku perjalanan yang melintasi pos pantau Rawaapu – Patimuan. Aksi ini diklaim merupakan tahap ke empat  yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Cilacap.

Selain penyemprotan disinfektan dan pendisiplinan pemakaian masker, lanjut dr.Pramesti, dari gelaran penjaringan Covid-19 yang dilaksanakan selama tiga jam dari pukul 14 sampai dengan pukul 17.00 WIB, petugas berhasil memeriksa total pelaku perjalanan sebanyak 185 kendaraan bermotor. Meliputi 70 pengendara sepeda motor, 1 Bus ,20 Truck / pick up, 12 kendaraan mobil pribadi, dan sebanyak 7 kendaraan terpaksa harus putarbalik karena tidak mengenakan masker.

Sementara itu, dari jumlah pengendara yang dilakukan Pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan untuk Suhu badan kurang dari 37 derajat  sebanyak 185 orang, sedang yang suhu badan lebih dari 38 derajat  sebanyak 38 orang, serta 11 orang dilakukan tes swab.

swab test
Petugas Medis dari Puskemas Jeruklegi tengah melakukan swab bagi warga yang resiko tinggi

Dikatakan, disamping itu swab masal bagi kelompok resiko tinggi yaitu para penderita penyakit Komorbid di semua puskesmas juga terus berjalan. Penyakit Komorbid antara lain, hipertensi, kencing manis, ginjal kronis, penyakit jantung, penyakit paru, dan keganasan.(Rin/kominfo).

Jumlah Pengunjung : 66
image_pdfimage_print

Arin Nastuti

DISKOMINFO REPORTER TEAM