You are currently viewing Covid-19 Naik di Cilacap, Pemerintah akan Disiplinkan Prokes
Rakor Penanganan Covid-19 di Kabupaten Cilacap dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma'ruf di Ruang Rapat Jalabhumi, Senin (7/2/2022).

Covid-19 Naik di Cilacap, Pemerintah akan Disiplinkan Prokes

CILACAP – Kenaikan angka positif Covid-19 yang signifikan minggu lalu menjadi perhatian penuh Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selain karena varian Omicron yang mudah menular, menurunnya disiplin prokes di tengah tingginya mobilitas masyarakat menjadi salah satu penyebab kenaikan ini.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. Pramesti Griana Dewi dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap di Ruang Rapat Jalabhumi, Senin (7/2/2022).

Kadinkes menyampaikan kasus positif aktif di Cilacap hingga 6 Februari 2022 mencapai 166 kasus dengan penambahan 43 kasus. Kenaikan ini sudah terjadi sejak akhir Januari dan meningkat cepat di awal Februari.

“Ditemukan beberapa klaster penambahan kasus, seperti di Gumilir, Cilacap Utara klaster keluarga TKI yang baru pulang dari Korea Selatan, klaster sekolah di SMP N 1 Sampang, dan beberapa klaster di Pertamina Cilacap,” paparnya.

dr. Pramesti melanjutkan, ditambah lagi dengan tingginya mobilitas masyarakat Cilacap yang mayoritas telah mengabaikan prokes dan merasa aman setelah vaksin menjadi salah satu penyebab cepatnya penularan varian Omicron ini.

“Penularan di klaster banyak yang disebabkan karena acara kumpul tanpa masker, olahraga bersama hingga penularan di rumah,” ujarnya.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Cilacap berupaya untuk menangani kenaikan ini dengan pembiayaan anggaran pencegahan dan penanganan Covid-19 tahun 2022 melalui BTT (Belanja Tidak Terduga), menerbitkan Surat Edaran Bupati Cilacap tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 varian Omicron, dan penegakkan disiplin protokol kesehatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf juga memberitahukan bahwa Polres Cilacap tidak akan mengeluarkan ijin keramaian. Terkait HUT Cilacap, Pemkab juga tidak akan mengadakan kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan.

“Selama Februari sampai Maret, Polres tidak akan mengeluarkan ijin keramaian. Selain itu, Pak Luhut semalam juga menyarankan bagi masyarakat usia 60 tahun keatas selama Februari hingga Maret supaya di rumah saja,” ungkap Farid Ma’ruf.

Pihaknya juga berharap, para pejabat di Kabupaten dan ASN bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat, “ayolah, kita sebagai pimpinan OPD, Camat yang ada di Kecamatan dan yang lainnya untuk memberikan panutan dan contoh kepada masyarakat agar Covid-19 di Cilacap bisa cepat mereda,” pesannya. (mia/enka)

Reporter : (dn, enka/kominfo)