Delapan Fokus Kegiatan Dukung Pembangunan Ekonomi Kerakyatan
Bupati Tatto S. Pamuji menyampaikan LKPJ TA 2020 kepada DPRD Kabupaten Cilacap, Kamis (25/3).

Delapan Fokus Kegiatan Dukung Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

CILACAP – Pemkab Cilacap berhasil melampaui sejumlah target indikator pembangunan. Dalam paparan yang disampaikan Bupati Cilacap pada Rapat Parpurna DPRD Cilacap, Kamis (25/3/2021) lalu, dijabarkan capaian indikator tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi, inflasi, indeks pembangunan manusia, dan pengentasan angka kemiskinan.

Kemudian penurunan angka tingkat pengangguran terbuka, indeks pembangunan gender, dan indeks pemberdayaan gender. Capaian indikator sasaran tersebut didukung delapan fokus pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan selama tahun 2020. Fokus pertama yakni peningkatan kualitas produk unggulan, usaha mikro, koperasi dan peningkatan pasar tradisional.

“Hasil yang telah dicapai yaitu sejumlah 23 pasar dari 33 pasar milik Pemerintah Daerah memenuhi kriteria baik atau tercapai sebesar 69,69% dengan tingkat capaian 100 % dari target yang ditetapkan”, kata Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Fokus kedua, penerapan Iptek serta hasil inovasi produk industri kecil, pertanian, perikanan dan pangan, dilaksanakan melalui Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian dalam rangka memperluas layanan jaringan irigasi, pemanfaatan teknologi, rehabilitasi lahan, penyaluran pupuk bersubsidi dan pestisida serta fasilitasi pembiayaan pertanian.

“Hasil yang dicapai antara lain luas layanan jaringan irigasi tercapai 8,5 % yang berarti bahwa ada penambahan luas layanan jaringan irigasi seluas 5.655 ha dari luas lahan baku sawah yaitu 66.527 ha”, kata Bupati.

Hasil selanjutnya berupa pemanfaatan peralatan mesin pertanian (Alsintan), terehabilitasinya lahan pertanian seluas 9 Ha, tersalurkannya pupuk bersubsidi dan pestisida secara tepat sasaran serta terfasilitasinya pembiayaan pertanian melalui keikutsertaan petani pada program asuransi pertanian sejumlah 1.252 orang atau 1,01 % dengan tingkat capaian sebesar 100 % dari target yang ditetapkan.

Fokus ketiga, peningkatan pariwisata berbasis masyarakat melalui manajemen pengelolaan daerah wisata dan meningkatkan kapasitas pelaku pariwisata. Pada tahun 2020, dengan animo masyarakat yang cukup tinggi untuk mengembangkan desanya menjadi desa wisata,maka sampai dengan tahun 2020 telah ada 17 Desa Wisata di Kabupaten Cilacap.

Pengembangan Investasi

Fokus keempat, Pengembangan investasi dan ekspor berbasis produk – produk unggulan dan mendukung investasi hijau, dilaksanakan melalui Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi dalam rangka mendorong minat investasi di Kabupaten Cilacap dengan hasil keminatan investasi sejumlah 19 buah dengan nilai sebesar Rp. 3.997.897.224.673,-

Fokus kelima, Penanganan Perumahan dan penyehatan lingkungan, melalui Program Lingkungan Sehat Perumahan sebagai upaya untuk peningkatan jalan lingkungan. Hasil yang dicapai melalui program ini yaitu persentase jalan lingkungan dalam kondisi baik sebesar 83% atau 100% dari target yang ditetapkan.

Fokus keenam, mempersiapkan tenaga kerja berkompeten, kualifikasi dan berdaya saing tinggi, melalui Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja dengan hasil tercapainya cakupan tenaga kerja berbasis kompetensi sebesar 83,3% atau 104% dari target, dan cakupan tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan tercapai 81,08% atau 101% dari target yang ditetapkan.

Fokus ketujuh, Penanganan PMKS meliputi penanganan disabilitas dan anak jalanan, dilaksanakan melalui Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial sebagai upaya rehabilitasi PMKS dan pemberian bantuan sosial korban bencana. “Melalui program ini telah dicapai persentase PMKS yang direhabilitasi sebesar 0,33% atau 126,92% dari target dan persentase korban bencana yang menerima bantuan sosial tercapai 135,3% dari target yang ditetapkan”, jelasnya.

Fokus kedelapan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa dalam pengurangan kemiskinan melalui Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan dengan hasil antara lain berupa terbinanya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, kelompok binaan PKK dan Posyandu Aktif tercapai 100% serta Cakupan Kelompok BP SPAM yang dibina tercapai 80,64%.

Sebagai informasi, capaian indikator yang berhasil diraih yakni pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap atas dasar harga konstan tanpa migas sebesar – 1,35% dan atas dasar harga konstan dengan Migas sebesar -10,36%. Inflasi pada tahun 2020 sebesar 1,71 % masih dibawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 3,50 – 5,50 %. Indeks Pembangunan Manusia tecapai sebesar 69,95 atau 101,23 % dari target 69,10.

Tingkat pengangguran terbuka tecapai sebesar 9,1 % diatas target yang ditetapkan sebesar 5,5 – 5,9%. Angka Kemiskinan tecapai sebesar 11,46% diatas target yang ditetapkan sebesar 13,34%. Indeks Pembangunan Gender (IPG) tercapai sebesar 86,67 atau 99,62 % dari target yang ditetapkan sebesar 87,00 7. Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) tercapai sebesar 69,13 atau 108,59% melampaui target yang ditetapkan sebesar 63,66.(dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM