You are currently viewing Desa Pesisir dan Pedalaman Jadi Sampel Penelitian PEN

Desa Pesisir dan Pedalaman Jadi Sampel Penelitian PEN

CILACAP – Sejumlah desa di wilayah pesisir dan pedalaman Kabupaten Cilacap menjadi sampel Penelitian Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang didasarkan pada konsep Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Tengah Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (KPW TPPI) Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Evy Nurmilasari mengatakan SDGs merupakan tujuan pembangunan berkelanjutan yang juga diterapkan oleh desa-desa di dunia. Jika konsep SDGs Desa ini diterapkan maka desa yang menjadi miniatur ‘negara-negara kecil’ akan semakin kuat.

“SDGs ini juga menerapkan pola mata rantai dalam rangka penguatan Desa sebagai Miniatur Bangsa Indonesia,” ujarnya saat pelatihan Neumerator Peneliti Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kemendesa PDTT RI di Desa Kemojing, Kecamatan Binangun, Rabu (2/12)

SDGs Desa merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.  Menurutnya, hal tersebut bertujuan agar seluruh masyarakat desa, kepala desa, aparat desa, dan pegiat desa mengetahui persis arah dan tujuan pembangunan desa.

Evi juga mengatakan pembangunan desa berkelanjutan dalam konsep SDGs Desa tidak boleh lepas dari akar dan budaya yang dimiliki oleh masing-masing desa. Sebab menurutnya, adat budaya di desa-desa merupakan kekayaan Bangsa Indonesia yang harus tetap dipertahankan.

Desa Kemojing Terpilih Menjadi Sampel Penelitian

Kepala Desa Kemojing, Harjito mengaku, berterimakasih atas pilihan dari kementerian desa yang menjadikan desanya sampel penelitian. Hal ini menjadi bagian apresiasi terhadap pemerintah pusat terhadap wilayah Cilacap khususnya bagian barat.(*)

[pvcp_1]

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM