Diklat Bela Negara Gembleng Masyarakat Miskin Jadi Wirausahawan Tangguh
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono.

Diklat Bela Negara Gembleng Masyarakat Miskin Jadi Wirausahawan Tangguh

CILACAP – Dalam rangka memberdayakan masyarakat miskin di Kabupaten Cilacap, Bakesbangpol Kabupaten Cilacap berencana, akan menggelar pelatihan dan pendidikan Bela Negara. Pelatihan dikhususkan untuk masyarakat miskin yang memiliki potensi menjadi wirausaha dan wirausahawan guna meningkatkan kualitas kemandirian.

Menurut Kepala Bakesbangpol Kabupaten Cilacap, Drs. Sadmoko Danardono, MSi, ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (31/8) menjelaskan, kegiatan pelatihan dan pendidikan Bela Negara merupakan penjabaran kebijakan Bangga Mbangun Desa, khususnya dalam bidang Ekonomi. Seperti diketahui bahwa angka Kemiskinan di Kabupaten Cilacap, pada tahun 2019 sebesar 10,73 persen atau sebanyak 185.176 orang berada dibawah kemiskinan, dengan tingkat penggangguran terbuka mencapai 7,31 persen.

Untuk itu lanjut Sadmoko, melalui proyek Perubahan/proper yang diajukan dalam Diklatpim II, Diklat Bela Negara kedepannya diharapkan mampu membangun kesadaran dan pemahaman para kader bela negara tentang urgensi bela negara dan guna mewujudkan kader-kader tersebut mampu menjadi wirausahawan-wirausahawan baru yang bergerak di berbagai bidang usaha sesuai dengan potensi, bakat dan kemampuan masing-masing kader.

Para kader, lanjut Sadmoko, selain memperoleh pengetahuan tentang bela negara, mereka juga nantinya akan digodok menjadi wirausahawan yang tangguh, tentunya sesuai dengan bakat dan kemampuan yang ada. Dalam menggodok para peserta bela negara, Bakesbangpol menggandeng OPD terkait sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh para peserta.

Mereka (para peserta) yang berpotensi dibidang usaha kuliner misalnya, jelas Sadmoko, nantinya akan memperoleh pendamping untuk mengembangkan usaha dari dinas Perdagangan Koperasi UKM. Begitu juga mereka yang memiliki keahlian perbengkelan, Bakesbangpol akan menggandeng Balai Latihan Kerja, dan lain sebagainya. Intinya, para peserta kader bela negara, akan memperdalam bakat dan kemampuannya, yang pada gilirannya nanti, diharapkan mereka mampu berdiri sendiri dan mandiri dalam mengembangkan usahanya, sekaligus mampu meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik.

Sadmoko menambahkan, diklat kader bela negara menurut rencana akan digelar bulan Desember 2020 mendatang dengan peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari masyarakat miskin, dengan dukungan dana sebesar Rp. 51.500.000,-. Untuk tahap awal kegiatan ini dilaksanakan di dua kecamatan yakni Nusawungu dan Binangun. Penjaringan peserta diklat dilaksanakan sekitar bulan Oktober 2020, yang dilakukan oleh Tim.

Untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Diklat Bela Negara, tentunya dibutuhkan kerjasama dan sinergitas yang baik dari OPD terkait, termasuk nantinya Bakesbangpol juga akan melibatkan Kodim 0703 dan Kopasus Cilacap, untuk menggembleng fisik dari para kader bela negara, ujar Sadmoko.(*)

File name : SK-Bupati-Pembentukan-Tim-Koordinasi-Cap.pdf


File name : SK-Bupati-Pembentukan-Tim-Pelaksana-Cap.pdf

Jumlah Pengunjung : 128
image_pdfimage_print

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM