Ditarget Rp 1,9 Milyar, Dishub Cilacap Luncurkan E-KIR
Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman (ketiga dari kiri) bersama Forkopimda saat launching layanan E-KIR Pengujian Kendaraan Bermotor, Senin (9/3).

Ditarget Rp 1,9 Milyar, Dishub Cilacap Luncurkan E-KIR

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Perhubungan meluncurkan layanan E-KIR Pengujian Kendaraan Bermotor. Peluncuran dilakukan Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman di Unit Layanan Pengujian Kendaraan Bermotor, Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Senin (9/3).

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Wakapolres Cilacap Kompol Agus Sulistiyanto, para Asisten Sekda, kepala OPD, para pengusaha jasa angkutan di Kabupaten Cilacap, serta undangan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo menjelaskan, layanan ini diluncurkan untuk memberikan pelayanan yang prima, akurat, dan transparan kepada masyarakat dalam hal pengujian kendaraan bermotor.

“Dengan pembayaran melalui e-payment ini diharapkan masyarakat semakin mendapat kemudahan. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak mengujikan kendaraan, juga sebagai upaya mewujudkan keselamatan transportasi jalan sebagaimana harapan kita bersama”, kata Tulus.

Baca juga : Dishub Cilacap Raih Penghargaan Layanan Pengaduan dari Kemenpan RB

Pelayanan E-KIR meliputi penyediaan layanan 4D yang terintegrasi dengan aplikasi Smart KIR. Dengan konsep ini, pengguna jasa hanya perlu datang, daftar, duduk, dan diantar setelah selesai. Aplikasi layanan ini juga terintegrasi dengan Kementerian Perhubungan. Sehingga lulus dan tidaknya uji KIR, tergantung pada kendaraan itu sendiri.

“Manakala kendaraan dalam proses pengujian digitalisasi ini ternyata tidak lulus, berarti masih perlu ada perbaikan pada kendaraan tersebut”, tambahnya.

E-Kir Dishub Cilacap
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap Tulus Wibowo menandatangani MoU kerjasama dengan Bank Jateng untuk program E-KIR.

Integrasi selanjutnya yakni pembayaran retribusi melalui e-payment Bank Jateng. Transaksi dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang dan Kantor Kas Bank Jateng di seluruh Indonesia. Wajib retribusi juga dapat melakukan pembayaran melalui internet banking, ATM, EDC, dan transfer melalui seluruh Bank di Indonesia.

Layanan E-KIR juga terintegrasi dengan sistem layanan pengaduan dan SMS gateway. Baru-baru ini, layanan pengaduan tersebut telah mengantarkan Dinas Perhubungan meriah penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada akhir 2019 lalu.

Tulus menambahkan, pada tahun 2019 realisasi retribusi pengujian kendaraan bermotor di Kabupaten Cilacap mencapai Rp 1.916.428.800. Adapun target tahun ini kurang lebih mencapai Rp 2 milyar, dari keseluruhan target retribusi tahun 2020 sebesar Rp 5,811 milyar.

Baca juga : Penerapan Parkir Progresif Terkendala Sarpras

Untuk mendukung perolehan target itu, Dishub Cilacap berencana menerapkan layanan KIR keliling. Sistem jemput bola ini bertujan mendekatkan layanan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah timur. Adapun layanan uji kendaraan di wilayah Cilacap Barat telah dilayani di Terminal Majenang.

“Kita sudah usulkan pada 2021. Nilainya sekitar Rp 2 milyar untuk satu unit kendaraan”, jelasnya.

e-kir dishub cilacap
Uji KIR kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap dapat melayani 70 unit kendaraan per hari.

Wakil Pimpinan Bank Jateng Cabang Cilacap, AB. Yudistira menyampaikan, implementasi payment online system merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Jateng dalam pembangunan daerah. Untuk mendukung layanan E-KIR, Kantor Kas Bank Jateng di Dishub Cilacap juga akan dilengkapi perangkat electronic data capture (EDC).

E-KIR dinilai cukup efektif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Cilacap.

Di sisi lain, penerapan ini merupakan dorongan regulasi, baik dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Dalam Negeri, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan layanan-layanan ini, pemerintah dan masyarakat mendapat beberapa manfaat.

“Antara lain efisiensi transaksi, sistem non tunai bisa mengurangi jumlah uang beredar serta meminimalkan penyalahgunaan”, jelasnya.

E-Kir menjadi inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan mencegah pungli.
Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman menilai, E-Kir menjadi inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan mencegah pungli.

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, saat membacakan sambutan Bupati berharap, layanan E-KIR dapat meningkatkan transparansi, pelayanan kepada masyarakat, dan mengurangi praktik percaloan serta pungutan liar. Perubahan paradigma penyelenggaraan pemerintahan telah membawa konsekuensi perubahan, salah satunya pada layanan publik.

Untuk itu diperlukan upaya perbaikan dan penyempurnaan secara terus menerus serta berkesinambungan terhadap manajemen dan administrasi layanan publik, guna mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, sesuai dengan tuntutan dan keinginan masyarakat.

“Selain sisi inovasi, di sini ada sisi yang efektif dan efisien. Karena pembayaran dari nasabah langsung masuk ke rekening kas daerah. Tidak secara manual seperti dulu melalui tunai. Ini adalah bentuk non tunai dari transaksi retribusi yang dibayarkan para pengusaha angkutan”, kata Wakil Bupati.

Diharapkan upaya ini akan semakin meningkatkan pendapan daerah. Juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan kemudahan pembayaran yang dapat dilakukan melalui berbagai platform. Wakil Bupati juga mendukung rencana Dishub untuk menerapkan uji KIR keliling.

“Nanti akan kita jadwal per kecamatan untuk teknisnya. Yang jelas dari inovasi tersebut masyarakat dapat semakin dipermudah dalam melakukan uji KIR”, tutupnya.(dn/kominfo)

[pvcp_1]

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM

Leave a Reply