You are currently viewing DJP Buka Program  Pengungkapan Sukarela -PPS

DJP Buka Program Pengungkapan Sukarela -PPS

CILACAP – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk dapat mengikuti Program Pengungkapan Sukarela atau PPS, guna melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakannya yang belum dipenuhi secara sukarela. Program ini berlangsung hingga 30 Juni 2022 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak KPP Pratama Cilacap – Mohamad Teguh Prasetyo dalam Sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela (PPS) di Fave Hotel Cilacap Rabu(15/6) 2022.

Lebih lanjut Mohamad Teguh Prasetyo menjelaskan, bahwa program ini bertujuan untuk mendorong para wajib pajak lebih jujur dalam mendeklarasikan hartanya.

Ditegaskan bahwa PPS merupakan amanat Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Terdapat 2 kebijakan dalam program ini, PPS kebijakan I diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan Badan peserta Tax Amnesty yang memiliki aset dan belum diungkapkan.

Sedangkan PPS kebijakan II diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang ikut maupun tidak ikut Tax Amnesty dengan basis aset perolehan tahun 2016-2020 yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2020.

Mohamad Teguh Prasetyo menambahkan bahwa keuntungan mengikuti PPS dan kerugian jika tidak mengikuti PPS. Nantinya dikemudian hari jika ditemukan data berupa harta yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan, maka wajib pajak akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(Ruh/rin kominfo).

Arin Nastuti

DISKOMINFO REPORTER TEAM