You are currently viewing DWP Kabupaten Cilacap Juara Lomba Cipta Menu B2SA 2021
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Cilacap Unit Bappeda Juara I Lomba Cipta Menu B2SA Tahun 2021.

DWP Kabupaten Cilacap Juara Lomba Cipta Menu B2SA 2021

CILACAP – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cilacap yang diwakili DWP Unit Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Cilacap keluar sebagai juara pertama dalam lomba cipta menu B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) berbasis potensi sumberdaya wilayah tingkat Kabupaten Cilacap.

Sedangkan juara dua yaitu Kecamatan Majenang, dan juara tiga Kecamatan Cilacap Utara. Selanjutnya juara harapan satu Kecamatan Sidareja, harapan dua Kecamatan Maos dan harapan tiga diraih Kecamatan Adipala. Lomba yang dibuka Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Teti Rohatiningsih pada  Selasa (22/6) lalu di Kecamatan Cilacap Utara itu diikuti 28 peserta, yakni 24 peserta perwakilan kecamatan dan 4 organisasi wanita.

Pengumuman lomba yang semula akan dilaksanakan secara tatap muka di Ruang Rapat Dinas Pangan dan Perkebunan pada Selasa (29/6/2021) akhirnya dilaksanakan secara daring (online). Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap, Susilan menuturkan, kegiatan lomba cipta menu rutin diadakan setiap tahun, namun pada tahun 2020 kegiatan tersebut ditiadakan karena adanya pandemi covid 19. 

“Pada tahun 2021 karena masih dalam masa pandemi, maka untuk mengurangi kerumunan, lomba diadakan di dua tempat dengan tetap memakai protokol kesehatan. Yaitu tanggal 22 Juni di aula Korwil Pendidikan dan Kebudayaan  Kecamatan Cilacap Utara yang diikuti 16 peserta dan tanggal 24 Juni di pendopo Kecamatan  Majenang dan diikuti 12 peserta,” jelasya.

Lomba Cipta Menu B2SA ini diselanggarakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA  untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Juga mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnnya dan ibu rumah tangga khususnya dalam memilih, menentukan dan menyusun menu B2SA berbasis sumberdaya lokal. Disamping itu juga untuk membangun budaya keluarga untuk menkonsumsi aneka menu makanan B2SA untuk mencukupi kebutuhan gizi sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar rumah.

Tim juri berasal dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, praktisi kuliner,  serta chef dari hotel Daffam dan hotel Sindoro. Sedang kriteria yang menjadi penilaian meliputi menu, penganekaragaman pangan, keamanan pangan, inovasi dan citarasa.

Menurut Susilan dari kegiatan tersebut diharapkan konsumsi pangan B2SA dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari dan bisa dipahami oleh ibu-ibu sebagai penyedia makan sehari-hari.  Untuk menjadi perhatian masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga adalah pengertian B2SA itu sendiri, khususnya pengertian bergizi seimbang yang harus memperhatikan volume dan menu disesuaikan dengan kebutuhan berdasar umur, jenis kelamin, pekerjaan apakah dia pemikir atau pekerja berat.

“Banyak peserta yang kurang memahami hal ini, penyajian antara anak hanya membedakan volumenya saja. Tidak mempertimbangkan rasa apakah itu mungkin terlalu pedas kalau untuk anak tetapi tidak apabila untuk dewasa. Demikian juga kebutuhan karbohidrat tentunya berbeda antara pekerja keras dengan pemikir,” tandasnya.

Dia berharap, pada lomba-lomba selanjutnya, peserta benar-benar harus memperhatikan pentingnya memenuhi ketentua beragam, bergizi seimbang dan aman. (**)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM