You are currently viewing Harapkan Data Akurat, Pj Bupati Cilacap Dukung Sensus Pertanian 2023
Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar saat foto bersama dengan para Camat se-Kabupaten Cilacap dan pihak terkait dalam acara Sosialisasi Sensus Pertanian 2023, Selasa (6/6/2023).

Harapkan Data Akurat, Pj Bupati Cilacap Dukung Sensus Pertanian 2023

CILACAP – Indonesia memainkan peran strategis dalam sistem pertanian dan pangan global. Hal tersebut dikarenakan negara yang dikenal dengan sebutan Gemah Ripah Loh Jinawi ini merupakan produsen utama sejumlah komoditas pertanian di kancah dunia. Oleh karenanya Sensus Pertanian dinilai sangat penting karena dapat memberikan gambaran secara komprehensif terkait kondisi pertanian di Indonesia sampai wilayah terkecil. Selain itu, data hasil Sensus Pertanian dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian yang ada saat ini serta sebagai kerangka sampel untuk survei pertanian selanjutnya.

Tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap kembali menggelar Sensus Pertanian (ST2023) yang akan dilaksanakan selama dua bulan (1 Juni – 31 Juli 2023). BPS menerjunkan 1260 petugas lapangan untuk mendata seluruh wilayah di Kabupaten Cilacap. Pada Selasa (6/6/2023), Penjabat Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar secara resmi membuka acara Sosialisasi Sensus Pertanian 2023 yang bertempat di Hotel Aston Inn Cilacap.

Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar.
Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati mengatakan pentingnya Sensus Pertanian ini adalah untuk mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, terkhusus di Kabupaten Cilacap. Ia juga meminta dukungan kepada pihak-pihak terkait agar sensus ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Mohon dukungannnya supaya datanya akurat, sehingga nantinya bisa diprediksi, sebetulnya di Cilacap setiap tahunnya bisa memprediksi berapa, digunakan untuk masyarakat Cilacap berapa, bisa dijual di luar daerah Cilacap berapa. Sehingga secara keseluruhan di Indonesia ini akan muncul produksi beras se-Indonesia berapa, ketahanan pangannya seperti apa,” ujarnya.

Kepala BPS Kabupaten Cilacap Isnaini.
Kepala BPS Kabupaten Cilacap Isnaini.

Sejalan dengan Pj Bupati, Kepala BPS Kabupaten Cilacap dalam paparannya pun menjelaskan peran penting data sektor pertanian yang akurat dan terkini yang dapat digunakan sebagai acuan bagi pemerintah maupun stakeholder dalam merencanakan dan merumuskan kebijakan-kebijakan baik untuk kepentingan internal maupun untuk pembangunan nasional.

“Kami berharap seluruh pengusaha pertanian bisa bekerja sama memberikan data dengan baik sesuai dengan kondisinya. Sehingga kami bisa mencatat dan melaporkan data yang akurat. Jadi kabar yang katanya produksi beras di Cilacap tinggi itu bisa dilihat, sebenarnya posisi berasnya itu ada dimana sih? Kalau sudah di luar Cilacap itu kan berarti beras di Cilacap tidak ada, sedangkan orang yang makan itu masih ada. Ini yang akan mendorong terjadinya inflasi yang kemudian berakibat pada tidak tercapainya kesejahteraan masyarakat,” katanya. (enka)

Nenden Komarasari

DISKOMINFO REPORTER TEAM