You are currently viewing HUT 102 Tahun Damkar, Bupati Minta Petugas Makin Profesional
Dari kanan, Kasatpol PP Cilacap Yuliaman Sutrisno, Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji, Sekda Farid Ma'ruf dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Wasi Ariyadi berfoto bersama usai mengikuti upacara virtual HUT 102 tahun Pemadam Kebakaran.

HUT 102 Tahun Damkar, Bupati Minta Petugas Makin Profesional

CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta Pemadam Kebakaran untuk makin profesional. Sebab quick response sangat dibutuhkan untuk meminimalisir dampak kerugian yang timbul dari peristiwa kebakaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati usai mengikuti Upacara HUT ke – 102 Pemadam Kebakaran yang digelar secara virtual dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, di Ruang Prasanda Pendopo Wijayakusuma Sakti Cilacap, Senin (1/3/2021).

“Pemadam kebakaran harus siap siaga, pantang menyerah dan tidak boleh lengah. Begitu ada kebakaran harus siap, dan harus terlatih. Kedepan bukan hanya memadamkan api, tetapi menyelamatkan jiwa manusia dan harta benda”, kata Bupati.

HUT Pemadam Kebakaran ke – 102 Tahun 2021 mengangkat tema “Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang Profesional, Mandiri, dan Melayani dalam Mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru”. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan terimakasih kepada kepala daerah yang telah membina dan membesarkan Satuan Pemadam Kebakaran, hingga mampu bertahan hingga lebih dari seabad. Mengingat peran dan fungsinya, Mendagri meminta petugas Damkar meningkatkan profesionalisme dalam tenggat waktu response time.

HUT 102 Tahun Damkar Cilacap

Pos Pelayanan Damkar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap, Yuliaman Sutrisno menjelaskan satuan Pemadam Kebakaran merupakan unit kerja di bawah naungan Satpol PP. Untuk menjagkau seluruh wilayah Kabupaten Cilacap, Damkar memiliki empat pos pelayanan yakni UPT Majenang, Kroya, Sidareja, dan Kota Cilacap.

Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, gedung dan kawasan wajib mempunyai sistem proteksi kebakaran. Dibandingkan luas wilayah kerja, rasio personil dan jumlah armada saat ini masih minim.

“Kita sudah membuat telaan staf kepada Bupati. Berdasarkan Permendagri terbaru ada dorongan sub urusan pemadam kebakaran memang memerlukan dinas teknis tersendiri. Tetapi perubahan Peraturan Daerah tentu perlu waktu dan kajian”, kata Yuliaman.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Cilacap, Surpriyadi menjelaskan, saat ini Damkar didukung 62 personil dan 8 unit mobil Damkar. Rencananya tahun ini ada tambahan 1 unit mobil damkar, dan dukungan personil Linmas.

“Kita juga dibantu 56 kelompok relawan yang tersebar di seluruh Kabupaten Cilacap. Setiap tahun kita selalu lakukan pembinaan teknis. Namun untuk 2020 karena pandemi Covid-19, pembinaan sementara ditiadakan”, jelasnya.(mia/dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM