You are currently viewing Kades dan Lurah di Cilacap Semangat Ikuti Rembug Desa Bersama Ganjar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam Rembug Desa, Kamis (22/7/2021). (dok. ndn/kominfo)

Kades dan Lurah di Cilacap Semangat Ikuti Rembug Desa Bersama Ganjar

CILACAP – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Kabupaten Cilacap pada Kamis (22/7/2021). Agenda utama kunjungannya adalah Rembug Desa yaitu diskusi bersama Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Cilacap mengenai kondisi Covid-19 di desa masing-masing.

Rembug Desa diikuti oleh 284 lurah/kades di 24 Kecamatan di wilayah Kabupaten Cilacap secara virtual dan disiarkan langsung di akun sosial media Gubernur Jawa Tengah.

Acara ini bertujuan untuk mengetahui apakah Kepala Desa dan Lurah paham akan situasi dan kondisi warganya. “Sebenernya ini saya ngecek kepada kawan-kawan di desa, dia ngerti gak kondisi warganya,” terang Ganjar Pranowo saat ditemui seusai Rembug Desa di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti Cilacap.

Ganjar menyatakan kondisi di tingkat desa di Kabupaten Cilacap sudah baik, Kepala Desa paham akan kondisi warganya. “Saya tanya berapa orang hamil disana, dua kades menjawab dengan presisi. Bahkan ibu hamil dengan kandungan bermasalah saja dia tahu,” ungkapnya.

Berapa orang yang terdampak covid dan dalam perawatan, kesulitan yang dirasakan saat menangani covid dan mengenai ketersediaan pangan adalah poin penting yang ingin diketahui Ganjar dalam acara ini.

“Untuk sakit ternyata tidak terlalu banyak, kesulitan rata-rata hanya masalah edukasi saja, perawatan dan makanan rata-rata siap. Sebenarnya saya optimis, karena kades memang lincah, responsif dan mereka adalah orang yang mengerti.” Jelas Gubernur.

Sementara itu, Ganjar menjelaskan, ada dua hal yang menjadi catatan dalam Rembug Desa hari ini, pertama adalah orang yang masih tidak percaya covid dan yang kedua adalah orang yang tidak yakin bahwa vaksin bisa mengurangi gejala yang timbul saat positif covid. “Ini dua PR, yang ini memang harus dibantu, kalau perlu dengan testimoni,” tambahnya.

Ganjar memberi masukan jika sosialisasi lanjutan kepada warga desa dengan pendampingan dari Dinas Kesehatan adalah hal yang harus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Selain itu, Gubernur juga memberikan perintah agar Satpol PP bekerja mulai pukul 4 pagi untuk sosialisasi di lingkungan pasar.

“Di pasar itu mesti di halo-halo. Kepala pasarnya, kalau perlu preman pasarnya diedukasi. Buatlah kelompok kecil seperti dasawisma, dasabakul. Mereka bertugas mengingatkan pedagang soal memakai masker. Kalau ini terjadi, urusan pasar beres.” Ujar Ganjar.

Sementara itu, Pemda, lurah dan kades diminta untuk mendata PKL, pedagang keliling hingga asongan yang terdampak  PPKM agar bisa menerima bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam kesempatan ini Gubernur Ganjar Pranowo didampingi oleh Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, jajaran Forkopimda dan OPD terkait.

Selain Rembug Desa, agenda kunjungan Ganjar ke Cilacap juga diisi dengan monitoring kegiatan vaksinasi massal di Tennis Indoor Cilacap dan meninjau RSUD Cilacap dalam penanganan pasien covid. “RS Daerahnya juga siap, termasuk pada scenario terburuk untuk menambah tempat tidur dan sebagainya,” ucap Ganjar.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bupati, warga di Cilacap, wabil khusus kepada kadesnya karena semangat untuk bisa merespon persoalan yang ada dan terbukti covid di Cilacap sudah melandai.” Tutupnya. (mia/kominfo)

Dokumentasi foto : https://drive.google.com/drive/folders/1CK6n6Sjk24Z14J9BORBiQ2BRHNPGynTM