KKP Salurkan Bantuan Ribuan APD dan Paket Sembako Kepada Nelayan

KKP Salurkan Bantuan Ribuan APD dan Paket Sembako Kepada Nelayan

CILACAP – Dalam sebulan terakhir aktivitas perekonomian di Indonesia, termasuk di Cilacap terus menurun akibat wabah pandemi Covid-19. Banyak sektor yang terdampak dari penurunan ekonomi ini seperti perikanan, efek yang ditimbulkan pandemi Corona ini adalah daya beli masyarakat yang menurun. Sehingga harga ikan hasil tangkapan para nelayan terjun bebas dan berakibat pada menurunnya pendapatan para nelayan.

Melihat kondisi tersebut Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan sejumlah akselerasi dalam program kerjanya bersama Komisi IV DPR RI. Yakni melakukan kunjungan kerja ke Cilacap tepatnya di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Senin (27/07/20).

Dalam kesempatannya KKP melalui Staf Ahli Kelautan Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga – DR. Ir. Pamuji Lestari, M.Sc mengungkapkan, program yang dimaksud diantaranya Bakti Nelayan, dengan membagikan Seribu paket sembako dan APD kepada masyarakat perikanan dan nelayan.

“Untuk sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, ikan sarden, mi instan, gula pasir. Sedangkan APD yang diserahkan yakni masker, hingga hand sanitizer dengan harga per paket 150 rupiah, dan totalnya yang disalurkan mencapai 150 juta rupiah,” kata dia.

Selain itu terdapat Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN), dia mengatakan, Jumlah klaim asuransi tahun 2020 di Kabupaten Cilacap sampai 25 Juli, sebesar 298 juta yang terdiri dari 227,5 juta berasal dari BPAN serta Simantep, dan 70,7 juta rupiah dari BPJS ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, guna mensejahterakan Nelayan Cilacap dan menggenjot potensi perikanan di Cilacap, KKP bersama Komisi IV DPR RI juga menyerahkan Sertifikat Keterampilan Penanganan Ikan atau SKPI, kepada total 128 orang ABK, Sertifikat Cara Penangan Ikan Yang Baik (SCPIB), Kemudian Kartu KUSUKA sebanyak 1000 kartu.

Selanjutnya, Penyerahan Dokumen berupa Persetujuan Pembangunan Kapal Perikanan (P2KP) sebanyak 67 dokumen, dan penyerahan Kepesertaan BPJS ketenagakerjaan baru, sebanyak 616 orang.

Pamuji Lestari dalam sambutannya juga mengungkapkan saat ini nelayan Cilacap semakin dipermudah dengan adanya SILAT atau Sistim Informasi Layanan Cepat. Hal ini dibuktikan dengan program yang sudah dilakukan pada beberapa hari sebelumnya. Yakni adanya 57 peserta sekaligus pemilik kapal yang mengajukan perizinan.

Sementara dalam hal Asuransi Nelayan Mandiri, tercatat ada sebanyak 50 peserta dari nelayan dan 20 penyuluh perikanan. Sedangkan SKPI atau Sertifikat Keterampilan Penanganan Ikan, juga diikuti 37 ABK sebagai pesertanya.

Terpisah, Komisi IV DPR RI yang diwakili H. Sunarna, SE, M.Hum menyampaikan, Kunker Komisi IV DPR RI bersama KKP ke Cilacap adalah salah satu wujud dari komitmen bersama untuk mengingkatkan kualitas hidup nelayan.

“Dengan kita terjun langsung ke lokasi kita akan tau apa yang benar – benar dibutuhkan oleh para saudara kita para nelayan. Selain itu dengan ini semua akan menjadikan segala bentuk bantuan akan lebih tepat sasaran dan tepat guna,” imbunya.

Sementara itu Bupati Cilacap – Tato Suwarto Pamuji yang turut hadir, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh KKP bersama Komisi IV DPR RI. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan kepada nelayan Cilacap, nantinya dapat bermanfaat dan digunakan sebaik mungkin.

“Termasuk untuk program – program lainnya yang sangat bagus dan cukup berpihak kepada nelayan, kedepannya saya harapkan dapat terus berjalan. Sehingga nelayan Cilacap dapat semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.(guruh)

Jumlah Pengunjung : 41
image_pdfimage_print

Arin Nastuti

DISKOMINFO REPORTER TEAM