You are currently viewing KORPRI Kabupaten Cilacap Raih Prestasi Lomba MTQ Tingkat Jawa Tengah
Dari kiri, Faiz Al Hamidi, Renny Sigit Safitri, dan Agus Sukowo, anggota KORPRI Kabupaten Cilacap yang meraih prestasi di tingkat Jawa Tengah.

KORPRI Kabupaten Cilacap Raih Prestasi Lomba MTQ Tingkat Jawa Tengah

CILACAP – Perwakilan KORPS Pegawai Republik Indonesia  (KORPRI) Kabupaten Cilacap berhasil meraih prestasi membanggakan dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023. Mereka berhasil menyabet juara 1 di dua kategori kaligrafi dan juara 3 di kategori duta KORPRI.

Faiz Al Hamidi dan Agus Sukowo masing-masing meraih juara 1 di kategori kaligrafi lukis kontemporer dan kaligrafi digital kontemporer klasik. Kedua karya kaligrafi mereka mendapat apresiasi dari para juri dan peserta lainnya. Sementara itu, dr. Renny Sigit Safitri berhasil meraih juara 3 di kategori duta KORPRI putri. Ia menampilkan penampilan yang cerdas, berwawasan, dan berkepribadian dalam berbagai tahap seleksi.

Penghargaan dan hadiah khusus untuk para juara diserahkan oleh PJ Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Nana Sudjana, bersama Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kajari, Kapolda, Kodam, dan ketua DPR, pada Upacara HUT KORPRI Ke-52 Tahun 2023 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Rabu (29/11/2023).

Juara 1 lomba kaligrafi mendapatkan hadiah berupa piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 2.550.000. Untuk juara 3 duta KORPRI, hadiahnya berupa piala kejuaraan, uang pembinaan sebesar Rp 2.000.000, dan sertifikat kejuaraan.

Dalam sambutannya, Nana Sudjana juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Pemilu 2024 mendatang. Ia mengatakan bahwa ASN tidak boleh bermain politik praktis dan harus mengikuti surat edaran yang telah dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada OPD dan Kabupaten/Kota.

Ia juga berpesan agar KORPRI semakin dewasa di usianya yang ke-52 dan senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Salah satu fokus Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam melayani masyarakat saat ini adalah mengentaskan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrim”, tegasnya.

Nana Sudjana menargetkan, pengentasan kemiskinan ekstrim bisa 100 persen pada 2024, sebagaimana diharapkan Pemerintah Pusat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menstabilkan inflasi, penanganan stunting, dan perlindungan kepada anak-anak balita, serta isu-isu lainnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.(dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM