You are currently viewing Nakes Positif Covid-19 Mulai Diisolasi di RS Priscilla Medical Center
Para nakes RSUD Cilacap yang terpapar Covid-19 mulai diisolasi di RS Priscilla Medical Center, Sampang, Selasa (25/5/2021).

Nakes Positif Covid-19 Mulai Diisolasi di RS Priscilla Medical Center

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap memutuskan isolasi terpusat secara terpadu kepada 33 orang tenaga kesehatan RSUD Cilacap yang terkonfirmasi positif COVID-19. Isolasi terpadu ditempatkan di Rumah Sakit Priscilla Medical Center Kecamatan Sampang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, saat menyerahkan SK Izin Operasional RS Priscilla Medical Center, Selasa (25/5/2021). Di hari yang sama pula, para pasien COVID-19 tanpa gejala (OTG) mulai menjalani isolasi di rumah sakit tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, hasil tracing dari 179 orang nakes RSUD Cilacap memperoleh informasi 48 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka merupakan nakes yang sebelumnya kontak dengan 13 ABK MV Hilma Bulker.

Dari jumlah tersebut 15 orang nakes telah sembuh. Sedangkan dari 33 orang yang akan diisolasi, terdapat 12 orang dengan CT value rendah di bawah 30, sehingga membutuhkan penanganan intensif di RSUD Cilacap.

“Mengingat penyebaran dan penularan varian baru ini lebih cepat, Pemkab Cilacap memutuskan menyelenggarakan isolasi terpusat secara terpadu kepada 33 nakes tersebut”, kata Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) untuk mengetahui jenis virus yang menginfeksi para nakes tersebut. Isolasi terpusat ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

IMG 8610
Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji (kanan) menyerahkan SK Izin Operasional RS Priscilla Medical Center Sampang.

“Ini untuk mengantisipasi kalau hasil pemeriksaan WGS nakes itu varian India. Kita harus betul betul mengetatkan segala kemungkinan penularan. Saat ini kita sudah memulai itu (isolasi terpusat) untuk mengantisipasi”, katanya.

Selain melakukan tracing kepada 179 nakes yang kontak erat dengan ABK MV Hilma Bulker, 127 nakes RSUD Cilacap juga telah menjalani screening dengan hasil negatif. Dinas Kesehatan juga menginstruksikan 10 Puskesmas untuk melakukan tracing terhadap anggota keluarga nakes, terutama yang terkonfirmasi positif.

Direktur RS Priscilla Medical Center, dr. Herbi Purwadianto menjelaskan, pihaknya menyiapkan ruangan khusus untuk perawatan pasien OTG dengan kapasitas 60 tempat tidur. Sebanyak 168 nakes RS Priscilla Medical Center dikerahkan untuk merawat para pasien tersebut. “Karena sifatnya isolasi, dalam satu hari kita siapkan 3 shift dengan tiap shiftnya 3 orang”, jelasnya.

Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, Wakil Ketua DPRD Cilacap Purwati, perwakilan Forkopimda, sejumlah pejabat Setda serta kepala OPD jajaran Pemkab Cilacap.

Sebagai informasi, berdasarkan Surat Rekomendasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Nomor : 445/1169/16.1 tanggal 24 Mei 2021 perihal Rekomendasi Izin Operasional Rumah Sakit, maka Rumah Sakit Umum Priscilla Medical Center telah memenuhi persyaratan dan kelengkapan berkas dokumen.

Sehingga izin operasional rumah sakit dapat dikeluarkan. Selanjutnya berdasarkan pertimbangan tersebut, maka dikeluarkan Surat Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 445/369/16/Tahun 2021 tentang Izin Operasional Rumah Sakit Umum Priscilla Medical Center Cilacap.(dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM