You are currently viewing Operasi Minyak Goreng di Majenang Gunakan Sistem Kupon

Operasi Minyak Goreng di Majenang Gunakan Sistem Kupon

CILACAP – Ratusan warga Kecamatan Majenang dan sekitarnya mendatangi kantor Kecamatan Majenang, Rabu (2/3/2022). Mereka rela mengantre untuk mendapatkan dua liter minyak goreng seharga Rp 13.500, sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang diatur dalam Permendag Nomor 6 Tahun 2022.

Kegiatan ini merupakan Operasi Pasar untuk menstabilkan harga minyak goreng yang melonjak beberapa waktu terakhir. Jumlah minyak goreng yang disalurkan di Kecamatan Majenang sebanyak 1.250 liter. Sedangkan 750 liter lainnya disalurkan di beberapa kecamatan tetangga.

Kepala Bidang Stabilitas Harga, Pengembangan Ekspor, dan Standarisasi DPKUKM Kabupaten Cilacap, Titi Suwarni menjelaskan, Kecamatan Majenang merupakan titik yang keempat untuk gelaran Operasi Pasar. Terkait stok, Titi menjelaskan saat ini ketersediaan minyak goreng sudah mulai stabil di beberapa minimarket dan toko modern.

“Berdasarkan koordinasi kami dengan toko modern dan produsen/distributor sudah mulai lancar. Pembeli kebanyakan orang orang tertentu. Mereka beli dari hari kehari dan menumpuk dirumah. Ada yang menjual kembali. Kita kesulitan untuk mengendalikan yang seperti itu”, jelasnya.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan ketersediaan minyak goreng jelang Ramadhan kembali stabil. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk. Camat Majenang, Iskandar Zulkarnain mengatakan, operasi pasar bertujuan membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng sesuai standar HET.

“Kita alokasikan masing-masing pembeli 2 liter dengan harga Rp 13.500/liter. Kita berkoordinasi dengan kepala desa, saya sasar untuk masyarakat yang masuk daftar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) tapi masih belum mendappat bantuan sembako dan sebagainya”, kata Iskandar.

Agar tertib dan tepat sasaran, mekanisme penyaluran minyak goreng menggunakan sistem kupon. Selain minyak goreng, program yang terselenggara bersama Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas juga menjual beras premium Rp 53.000 untuk kemasan 5 kg, dan gula pasir Rp 12.500/kg. Untuk beras dan gula pasir, masyarakat bebas membeli tanpa kupon.(dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM