You are currently viewing Pemkab Cilacap Pastikan Kebutuhan dan Keamanan Masyarakat saat Idul Fitri Terjamin
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Lintas Sektoral dalam rangka Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah / 2024 Masehi di Pendopo Wijayakusuma Cakti, hari Selasa (2/4/2024).

Pemkab Cilacap Pastikan Kebutuhan dan Keamanan Masyarakat saat Idul Fitri Terjamin

CILACAP – Menjelang perayaan Idul Fitri 1445 H/2024 Masehi, Pemerintah Kabupaten Cilacap beserta Forkopimda pastikan kebutuhan pokok serta keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat terjamin.

Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Lintas Sektoral dalam rangka Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah / 2024 Masehi sebagai langkah antisipasi menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul berkenaan dengan perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah mendatang. Rapat digelar di Pendopo Wijayakusuma Cakti, hari Selasa (2/4/2024).

Hadir dalam rapat tersebut, Penjabat Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, Forkopimda beserta jajarannya, Pj Sekretaris Daerah beserta para asisten, Forkopimcam dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri menyampaikan ada tiga hal yang menjadi pokok utama yang harus diperhatikan menjelang Idul Fitri. Diantaranya ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, potensi bencana dan arus mudik.

“Bahan-bahan kebutuhan pokok masyarakat di pasaran, harus terjamin pasokannya dan kita upayakan agar harganya tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat. Untuk antisipasi bencana kita siagakan personil dan sarpras penanganan bencana di sekitar daerah rawan bencana. Terkait arus mudik, saya minta lakukan pemantauan sarana prasarana agar arus mudik dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Mengenai ketersediaan kebutuhan pokok, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Cilacap, M. Wijaya mengatakan bahwa kebutuhan pokok di Kabupaten Cilacap terpantau aman.

“Bahan pangan terpantau aman dengan stok yang cukup di pasaran. Kemudian kami juga melakukan beberapa upaya untuk menjaga stabilitas harga sepeti Bazar Pangan Murah dan operasi pasar, serta melakukan pemantauan harga dan monitoring ketersediaan kepokmas (Kebutuhan Pokok Masyarakat) secara periodik,” terangnya.

Terkait kebencanaan, Penjabat Sekretaris Daerah, Sujito meminta kepada personel dan sarpras penanganan bencana untuk bersiaga dan menyiapkan alat-alat berat di sekitar daerah rawan bencana.

“Kami memiliki data daerah rawan bencana seperti 9 titik rawan longsor, 25 daerah rawan banjir dan 8 daerah rawan tsunami yang ada di Kabupaten Cilacap. Untuk masyarakat di daerah ini, kita upayakan untuk memberikan informasi terkait kebencanaan dan memberikan pembekalan kesiapsiagaan bencana,” jelasnya.

Sementara untuk keamanan selama Idul Fitri, Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengatakan pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Candi selama 13 hari mulai dari tanggal 04 sampai dengan 16 April 2024.

“Kita ada 5 Pos Keamanan, di perbatasan, Pos PAM SAR di Teluk Penyu, di Sampang, di Kroya dan ada Pos Terpadu TNI-Polri. Ada juga 10 titik penguatan dimana jika ada kemacetan atau kegiatan masyarakat, ada personel polri disitu. Jumlah pos PAM berkurang dari tahun lalu dengan pertimbangan efisiensi di titik-titik tertentu,” terangnya.

Pengamanan arus mudik dan arus balik akan melibatkan 365 personel dari Polresta Cilacap, 35 personel brimob Polda Jawa Tengah, 12 personel TNI, serta 6 personel dari masing-masing instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Senkom, BPBD dan BASARNAS.

Pada hari pertama Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Cilacap akan melakukan open house di Pendopo Wijayakusuma Cakti bagi masyarakat Cilacap. Open house akan diisi dengan tausiyah dari Ustadzah Mumpuni. (my/kominfo)

Islamia A Sholihah

DISKOMINFO REPORTER TEAM