Pemkab Cilacap Gencarkan Swab di wilayah Perbatasan

Pemkab Cilacap Gencarkan Swab di wilayah Perbatasan

CILACAP – Tim penjaringan cegah Covid-19 Kabupaten Cilacap, kembali memperketat jalur pintu masuk guna menekan penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan di pos pantau penjaringan cegah Covid-19 Jetis Kecamatan Nusawungu, yang berbatasan dengan Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur petugas gabungan pada Senin (27/7/2020)

Dukungan Instansi – Instansi Pemerintah Kabupaten Cilacap

Dalam gelaran penjaringan cegah Covid-19 tersebut, didukung oleh TNI-Polri, juga ditambah unsur Dishub, Satpol PP, BPBD, Puskesmas Nusawungu II, PMI, Pramuka dan juga relawan dari mahasiswa Unsoed Purwokerto.

Kepala Markas PMI Kabupaten Cilacap – Wasis. S.Sos, MM, melalui Kabid SDM dan Humas – R. Endro Teguh Kusumo mengatakan, selain penyemprotan disinfektan dan pendisiplinan pemakaian masker, petugas juga melakukan test swab bagi pelaku perjalanan yang melintas.

Dari gelaran penjaringan Covid-19 yang dilaksanakan siang hingga sore tersebut, petugas berhasil memeriksa total pelaku perjalanan sebanyak 170 kendaraan bermotor. Meliputi 114 pengendara sepeda motor, 1 bis atau sejenisnya, 24 truk atau pick up, 31 mobil pribadi.

Bahkan dia menyebutkan, ada 9 kendaraan yang terpaksa diharuskan untuk putar balik dikarenakan pelintas tersebut didapati tidak mengenakan masker.

Pemkab Cilacap pcr swab
Petugas dari Dinkes melalukan PCR tes pada pengendara yang melintas di perbatasan Nusawungu dan Kebumen

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Cilacap – dr. Pramesti Griana Dewi mengatakan, selain pengecekan suhu tubuh, petugas juga melakukan swab secara masif kepada pelaku perjalanan yang melintasi pos Jetis. Aksi ini diklaim merupakan tahap ke tiga yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Cilacap.

Terkait Swab Masal, dr Pramesti mennejelaskan, Dinas Kesehatan memiliki skala prioritas, seperti pertama penderita penyakit komerbit, dan antisipasi adanya lonjakan pelaku perjalanan khususnya menjelang Idul Adha, telah disiapkan 1500 alat swab yang akan digunakan oleh para petugas.

Pada kesempatannya, sejumlah 20 orang diketahui menjalani swab tes.  Swab tes ini dikhususkan bagi pelintas dari luar kota atau orang dengan KTP Cilacap tetapi mobilitas yang tinggi. Dari 20 orang yang menjalani swab tes, 17 orang diantaranya adalah para pelaku perjalanan, sedang sisanya 2 orang adalah para petugas dan 1 adalah ketua GuGas Covid-19 Kecamatan Nusawungu.

dr. Pramesti menambahkan, untuk hasil Swab tersebut, bakal diketahui minimal tiga hari kedepan. Namun, saat ini laboratorium yang ada di Cilacap sedang penuh. Sehingga dimungkinkan akan memakan waktu satu minggu untuk mengetahui hasil swab tersebut.(Guruh/LPPL)

Jumlah Pengunjung : 148
image_pdfimage_print

Arin Nastuti

DISKOMINFO REPORTER TEAM