You are currently viewing Pemkab Serius Tangani Covid-19

Pemkab Serius Tangani Covid-19

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap tidak main-main dalam penanggulangan Covid-19, hal tersebut disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat meninjau persidangan penegakan Perda Penanggulangan Penyakit di aula Korwil Bidang pendidikan Kawunganten Rabu (23/9).

Ikut serta dalam acara tersebut Forkopimda Kabupaten Cilacap, Sekretaris Daerah dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Cilacap. Pemkab terus melakukan operasi yustisi penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit. Untuk kali ini operasi yustisi dilaksanakan di sekitar pasar Kawunganten.

Dalam operasi yustisi yang melibatkan TNI, POLRI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait, petugas menindak warga masyarakat yang tidak memakai masker. Dari operasi yang dilaksanakan terjaring 23 warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Setelah dilakukan pendataan para pelanggar dibawa ke aula Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kawunganten untuk dilaksanakan persidangan tindak pidana ringan (tipiring) yang dipimpin oleh hakim Hamdan dari Pengadilan Negeri Cilacap.

Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Cilacap serius dan tidak main-main dalam penanggulangan Covid-19, salah satunya dengan dibuat Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit.

“Pemkab Cilacap serius dalam penanganan Covid-19, salah satunya dengan dibuat Perda Nomor 5 Tahun 2020, aturan ini dibuat dan semua harus patuh kepada aturan, siapapun yang melanggar akan ditindak sekalipun anak Bupati,” kata Bupati.

Kapolres Cilacap mengatakan operasi ini sebagai salah satu cara untuk memutus matarantai penularan Covid-19 dan akan terus berlanjut serta dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.

“Operasi ini akan terus kami laksanakan secara kontinyu, untuk sanksi terberat yang diberikan berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2020 yaitu kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 ribu,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Tri Ari Mulyanto, menjelaskan sidang tipiring yang dilaksanakan menunjukan kepedulian pemerintah daerah untuk menangani masalah Covid-19 dengan cara penegakan hukum perda. Sidang tipiring yang dilaksanakan bersifat pro yustisia dengan acara pemeriksaan cepat yang bisa dilakukan setiap saat dalam sidak-sidak tertentu.(*)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM