You are currently viewing PPKM Perlu Dioptimalkan
Dari kanan, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Afandi, Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji, dan Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi saat menggelar Rapat Evaluasi PPKM di Kantor Bupati Cilacap.

PPKM Perlu Dioptimalkan

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Ruang Prasanda, Rumah Dinas Bupati Cilacap, Minggu (31/1/21).

Acara tersebut dihadiri tersebut Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf. Andi Afandi, S.I.P, Kapolres AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si., Sekda Drs. Farid Ma’ruf, S.T., M.M, , Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Drs. Tri Komara Sidhy Wijayanto, MM, Kepala  Kemenag Kabupaten Cilacap H. Imam Tobroni, S.Ag., MM, dan Kasatpol PP Cilacap Drs. Yuliaman Sutrisno, M.Si.

Rakor yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan ini menyimpulkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hanya menurunkan mobilitas masyarakat antara 15 % – 25 %.

Padahal berdasarkan kajian pada PSBB DKI Jakarta pada September 2020 lalu, dibutuhkan penurunan mobilitas diatas 30 % untuk mengendalikan penambahan kasus. Menurut Luhut, operasi Yustisi perlu diperluas ke Area perkantoran dan Restoran untuk memastikan PPKM berjalan.

“Selain itu, masyarakat perlu di edukasi mengenai penggunaan masker yang baik dan benar, termasuk mencuci dan mengganti masker dengan baik”, kata Luhut.

Lebih lanjut Menko Marves memaparkan bahwa libur panjang selalu meningkatkan jumlah kasus secara signifikan. Sehingga libur Imlek yang jatuh pada 12 Februari mendatang perlu di pertimbangkan untuk di tunda.

Rapat PPKM Kab. Cilacap

Selain pengarahan dari Menko Marinves, melalui Vidio Conference Menkes RI juga menjelaskan tentang Ketersediaan tempat tidur di Jabodetabek, Penambahan Kapasitas Tempat Tidur (TT) Covid-19 di Rumah Sakit sudah dilakukan di RSUD dan di RS Vertikal. Dia juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengetahui kapasitas tempat tidur secara real time melalui Aplikasi Siranap (Sistem Informasi Rawat Inap).

Tujuan PPKM/PSBB

Pada kesempatan yang sama, Mendagri juga menjelaskan tentang pelaksanaan PPKM Inmendagri No.1 Tahun 2021 untuk pengendalian penyebaran Covid-19. Tujuan PPKM/PSBB yaitu Positivity rate turun dan ekonomi tertekan tidak terlalu berat. Menurut Mendagri, penyebab positivity rate turun dan ekonomi tertekan yaitu implementasi tidak maksimal atau dalam pelaksanaan esekusi masih kurang.

Dalam Rakor ini, Kapolri dan Panglima TNI juga menjelaskan tentang upaya yang telah dilakukan jajaran dan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan serta perkembangan pandemi Covid-19 di masyarakat. Panglima TNI menegaskan, protokol kesehatan tidak boleh kendor. Kepada jajarannya, tetap melaksanakan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan, sosialisasi penggunaan masker yang benar dan menjelaskan resiko tidak memakai masker saat diluar rumah.

Sasaran operasi protokol kesehatan meliputi di 10 Provinsi dengan kasus tertinggi yaitu DKI, Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel, Kaltim, Bali, Banten, DIY dan Papua. Pengerahan kekuatan di 8 Kodam total 14.000 personil dengan Terhitung Mulai Tanggal 31 Januari hingga 8 Febuari 2021 mendatang,” jelas Panglima TNI.(dn/pendim/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM