Ganjar Minta Saka Milenial Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 Via Medsos
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan sambutan dalam Pembukaan Gelar Saka Milenial Jawa Tengah 2020.

Ganjar Minta Saka Milenial Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 Via Medsos

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kader Saka Milenial membanjiri media sosial dengan edukasi tentang pencegahan Covid-19. Hal itu disampaikannya, saat membuka Camp Gelar Saka Milenial 2020, di ruang kerjanya secara daring, Senin (10/8/2020).

Ganjar memaparkan, awal terbentuknya Satuan Karya Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital (Saka Milenial), untuk mengantisipasi pergeseran budaya analog ke digital. Dengan pergeseran tersebut, ia berharap teknologi gawai (gadget), dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan dan kemanfaatan warga.

“Pramuka tak pernah mati gaya, hari ini kita diuji oleh Tuhan dengan Covid-19 yang menelanjangi kita semua. Maka sebenarnya kita tak boleh berdiam diri. Banyak aksi Pramuka melalui yang saya pantau melalui media sosial atau langsung itu keren. Bantu aksi sosial, bantu edukasi lewat medsos, kalau literasi digital bagus, saka milenial bisa isi slot-slot itu,” ujarnya.

Saka Milenial

Ganjar berpesan, melalui kegiatan ini, para peserta dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Seluruh peserta forum daring ini diminta berpartisipasi sesuai bakat atau kemampuan yang dimiliki, yang selaras dengan nilai-nilai Dasa Dharma.

“Adik-adik bisa buat video pendek, diupload kemudian CC ke saya. Buat konten kreatif, yang menarik simpel dan mak-jleb ke usia-usia kalian, bisa tentang upaya pencegahan (Covid-19). Nanti setelah webinar, seluruh Kwarcab dan jejaring tuliskan pesan pendek ke seluruh media sosial, quote dari narasumber.

Akan jadi gerakan luar biasa bagaimana literasi digital untuk mengetahui cara penularan dan pencegahan Covid-19,” imbuh Ganjar yang juga Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabida) Saka Milenial Jawa Tengah.

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Satuan Kwarda Jateng Agung Suparyoko memaparkan, acara ini merupakan alternatif kegiatan di kala Pandemi Covid-19.

“Banyak pelatihan ketrampilan literasi digital maupun langsung yang telah kita berikan kepada Pramuka penegak dan pandega. Edukasi tentang Covid-19 melalui media sosial,” ungkap Agung.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kecakapan hidup dan lebih bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi informasi. Adapun, kegiatan Gelar Camp Daring diadakan dari tanggal 10-13 Agustus 2020, yang diikuti sekitar 300 peserta.(kemalajateng)

Baca juga : Antisipasi Corona, Suhu Tubuh Tim Penilai Kwarcab Tergiat Diperiksa Saka Milenial

[pvcp_1]

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM