Sarana Prokes Pasar Desa Jeruklegi Wetan Kurang Memadai
Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Jeruklegi memantau keadaan pasar desa Jeruklegi Wetan.

Sarana Prokes Pasar Desa Jeruklegi Wetan Kurang Memadai

CILACAP – Pasar Desa Jeruklegi Wetan menjadi sasaran Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jeruklegi, dalam melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi untuk menertibkan dan mendisiplinkan warganya patuhi protokol kesehatan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya, Rabu (9/6/21).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Camat Jeruklegi Rosikin S.Sos. M.M, Danramil 02 Jeruklegi yang diwakili Serma Sutardi, Kapolsek AKP Sulimin S.H dan diikuti oleh anggota TNI, Polsek, BPBD dan Satpol PP Kecamatan Jeruklegi.

Selain memastikan para pedagang dan pembelinya menggunakan masker, Tim Satgas Covid-19 juga memastikan sarana protokol Kesehatan seperti tempat cuci tangan dan penyediaan sabun serta handsanitizer juga ada. Hal ini agar aturan prokes juga lengkap di tempat tempat perbelanjaan seperti pasar dan lainnya.

Serma Sutardi menuturkan, dari operasi masker ini, Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jeruklegi memastikan sarana protokol kesehatan harus ada baik di pintu masuk pasar maupun didalam dan sudut pasar. Hal ini agar baik penjual maupun pembeli serta para pegawai pasar terapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitasnya.

“Tim Satgas menjumpai beberapa sarana protokol kesehatan di pasar ini, kurang memadai dan harus segera diganti. Dari kegiatan ini, Tim Satgas juga menjaring 8 warga yang tidak menggunakan masker, mereka telah diberikan sanksi dan kita edukasi tentang pentingnya masker”, Tuturnya.

Sementara itu, Agus Suroto selaku pengelola pasar mengungkapkan kesiapannya untuk segera mengganti atau memperbaharui sarana protokol kesehatan di pasar Jeruklegi Wetan yang di ketuainya. Semua sarana protokol kesehatan telah kita siapkan di pasar baik dipintu masuk maupun didalam pasar, namun memang saat ini sudah banyak yang rusak dan harus segera diganti, untuk itu, kedepannya akan kita siapkan lagi agar sarana protokol kesehatan di pasar ini kembali bisa digunakan,” Ungkapnya.(pendim/dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM