You are currently viewing Talkshow Bersama Ridwan Sururi Membuat Peserta Merinding
Ridwan Sururi saat berbagi kisah perjalanan hidupnya dengan Kuda Pustaka

Talkshow Bersama Ridwan Sururi Membuat Peserta Merinding

CILACAP – Kegiatan Talkshow yang menghadirkan pegiat literasi Ridwan Sururi dari Desa Serang, Purbalingga, Jawa Tengah dalam acara Pemberian Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca Kabupaten Cilacap Tahun 2021, membuat yang hadir dalam acara tersebut merinding dan tidak sedikit yang menitikkan air mata. Hal tersebut terjadi saat Ridwan Sururi menceritakan pengalaman hidupnya di Hotel Sindoro, Rabu (24/11/2021).

Diceritakan, dengan menggunakan kuda yang diberi nama Luna, Ridwan Sururi membuat perpustakaan keliling dengan nama “Kuda Pustaka” pada awal tahun 2015.

Kegiatan sebagai petugas perpustakaan keliling itu dilakukan agar anak-anak desa gemar membaca dan memiliki pengetahuan luas. Dalam seminggu, sedikitnya 3 kali Ridwan dan Luna mengunjungi Sekolah Dasar dan Tempat Pengajian Quran (TPQ).

Dia menegaskan, dirinya tidak mencari uang dari perpustakaan keliling Kuda Pustaka tersebut karena dia “mencari kepuasan batin dari hobi.”

Awalnya banyak cibiran dari orang-orang dilingkunganya yang membuat sakit hati, namun tidak dipedulikan oleh Ridwan. Dia selalu berkata dalam hati “Pan Belih” (peduli amat) yang penting hati senang dan puas.

Selalu seperti itu yang dikatakan Ridwan “Pan Belih”. Dengan kekuatan kata tersebutlah yang tidak mengendurkan semangat Ridwan dalam menjalankan aktifitasnya berkeliling mencerdaskan anak-anak di daerahnya.

Kisah dan perjuangan Ridwan Sururi dari Desa Serang, Purbalingga, Jawa Tengah ini, tentunya cukup menginspirasi pegiat literasi maupun para pustakawan untuk melakukan hal yang sama terkait dengan mendekatkan dan mengenalkan budaya baca dengan cara yang berbeda dari yang biasanya.

Ridwan Sururi (bertopi) saat sesi foto bersama dengan penerima penghargaan dan tamu undangan
Ridwan Sururi (bertopi) saat sesi foto bersama dengan penerima penghargaan dan tamu undangan

Banyak yang bertanya apa rahasianya bisa tetap konsisten dengan aktifitasnya tersebut, dengan enteng Ridwan menjawab, semua berkat dukungan dari keluarga. Sebelum mengawali  menjalankan kuda pustaka, dirinya meminta ijin kepada istrinya dan diijinkan. Namun terhadap komentar para tetangga dilingkungannya Ridwan tidak pernah mempedulikan kata-kata mereka.

Dan sekarang, siapa yang tidak kenal dengan Ridwan Sururi. Stasiun televisi nasional dan swasta, bahkan tv luar negeri serta radio sudah pernah meliput aktifitas Ridwan dan Luna dengan Kuda Pustakanya.

Diakhir acara, Ridwan berpesan kepada semua yang hadir, apapun yang akan kita lakukan ada 2 kuncinya.  Yang pertama adalah niat, diniati ibadah karena Alloh SWT, dan yang kedua adalah Ikhlas dengan semua yang kita lakukan.

“Memang gampang ya, ngomong niat dan ikhlas, tapi susah dipraktikan. Paling tidak kita harus mencoba dan berusaha untuk itu serta konsisten (istiqomah)”, pungkas Ridwan. (wd/kominfo)

Widi Ardiyan

REPORTER TEAM DISKOMINFO