You are currently viewing Teken Kerjasama Rp 55 M, Kapasitas Produksi PERUMDAM Tirta Wijaya Ditingkatkan
Dri kanan, Bupati Tatto S. Pamuji, Direktur PERUMDAM Tirta Wijaya Bambang Yulianto, dan Direktur PT. Nindya Tirta Unggul Suratman usai menandatangani perjanjian kerjasama peningkatan infrastruktur IPA Kesugihan senilai Rp 55 miliar, Selasa (18/5/2021).

Teken Kerjasama Rp 55 M, Kapasitas Produksi PERUMDAM Tirta Wijaya Ditingkatkan

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Wijaya menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan PT. Nindya Tirta Unggul, anak perusahaan PT. Nindya Karya, BUMN yang bergerak di bidang pengolahan air minum.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PERUMDAM Tirta Wijaya, Bambang Yulianto bersama Direktur PT. Nindya Tirta Unggul, Suratman, disaksikan Bupati Tatto Suwarto Pamuji di Ruang Gadri, Rumah Dinas Bupati Cilacap, Selasa (18/5/2021).

Kerjasama ini dilaksanakan dalam bentuk build-opreate-transfer (BOT), di mana PT. Nindya Tirta Unggul selaku konsorsium mendanai pembangunan peningkatan infrastruktur IPA Kesugihan berikut kelengkapannya senilai Rp 55 miliar.

“Ada dua konsekuensi dari kerjasama ini. Kewajiban konsorsium yakni menyediakan dana investasi senilai Rp 55 miliar untuk membangun pipa hybrid di Kesugihan, dan menjual (air) ke PERUMDAM Tirta Wijaya dengan kapasitas 400 m3/jam”, kata Bambang.

Dalam kerjasama ini diatur harga curah air per meter kubik Rp 3.900 dengan ekskalasi kenaikan 5 % per tahun, selama periode 15 tahun. Bambang berharap, PT. Nindya Tirta Unggul selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) dapat segera membangun IPA Kesugihan, mengingat kebutuhan air masyarakat dan industri, terutama PT. Pertamina dan PT. Dharmapala Usaha Sukses (DUS) makin meningkat.

Direktur Keuangan PT. Nindya Karya, Sri Haryanto menjelaskan, kerjasama ini tidak hanya berlatar belakang bisnis. Tetapi sejalan dengan arah pembangunan pemerintah yang menitik beratkan pada pemenuhan hajat hidup masyarakat, salah satunya adalah sektor air dan sanitasi.

“Investasi yang dilakukan oleh PT. Nindya Tirta Unggul ini telah melalui proses yang dilakukan secara disiplin dengan melakukan kajian-kajian yang tetap memperhatikan sekaligus memenuhi aspek-aspek Good Governance”, Jelas Sri Haryanto.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berharap, kerjasama ini menjadi awal yang baik bagi kedua belah pihak. Mengingat besarnya potensi yang ada di Kabupaten Cilacap, banyak hal yang perlu dibenahi dan ditingkatkan dengan bantuan investor baik pemerintah maupun swasta.

“Ini cuma pintu masuk saja, tapi kami juga meminta sumbangsih pikiran dari saudara-saudara sekalian untuk membangun Cilacap kedepannya”, jelasnya. (mia/dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM