You are currently viewing Tingkatan Layanan Kesehatan, Pemkab Cilacap Optimalkan Sosialisasi dan Edukasi

Tingkatan Layanan Kesehatan, Pemkab Cilacap Optimalkan Sosialisasi dan Edukasi

CILACAP – Program pelayanan penduduk miskin pada tahun anggaran 2020 hanya terealisasi 27,78 %. Angka ini lebih rendah dari target yang ditetapkan sebesar 44 % dari 957.217 jiwa. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan beberapa hal yang menjadi penyebabnya.

Dalam Rapat Paripurna di Kantor DPRD Cilacap, Kamis (10/6/2021) dijelaskan, kendala pencapaian target tersebut antara lain berkurangnya kegiatan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat seperti Posyandu Lansia, Posyandu Balita, dan pelayanan pemeriksaan Puskesmas Keliling.

Hal ini sebagai akibat dari implementasi kebijakan pengurangan aktivitas pengerahan massa di era pandemi Covid-19. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat miskin antara lain melalui penggunaan aplikasi konsultasi online JKN dengan dokter Puskesmas.

“Kami sependapat dengan saran Dewan yang terhormat, terkait perlunya peningkatan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat tentang bahaya stunting dan gizi buruk”, kata Bupati.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Bupati telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi stunting. Termasuk melalui Ormas di sepuluh lokasi pada masing-masing wilayah eks distrik.

Pada kegiatan Kampanye Germas juga menyisipkan edukasi stunting yang dilaksanakan di beberapa desa untuk mendukung kegiatan TMMD, Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gender (P2MBG), serta sosialisasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan.

Atas usaha tersebut pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Cilacap masuk sebagai kabupaten paling inovatif bersama empat kabupaten lain di Jawa Tengah dalam melaksanakan kegiatan intervensi sensitif dan media publikasi yang melibatkan setiap pelaku lintas sektor secara konsisten, sistematis dan fokus terhadap keterjangkauan layanan yang berkualitas bagi sasaran prioritas stunting.

Rapat Parpurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Cilacap Saiful Musta’in. Hadir pula Ketua DPRD Cilacap Taufik Nurhidayat bersama Wakil Ketua DPRD Cilacap Sindi Syakir dan Purwati, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf.

Dalam rapat ini, Bupati juga memaparkan jawaban atas pandangan fraksi terhadap beberapa hal dalam Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Cilacap Tahun 2020. Antara lain prnanganan Covid-19, aturan dan sistem pelelangan tender pekerjaan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi.(dn/kominfo)

Dony R Bintoro

DISKOMINFO REPORTER TEAM